Sabtu, 11 April 2026

Pasutri Positif Narkoba

BNNK Tana Toraja Razia THM, Petugas Temukan Zat Morfin

Satu orang tersebut positif terdapat morfin dalam tubuhnya karena telah menjalani operasi yang dibuktikan dengan surat keterangan operasi dari RS.

Tayang:
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto BNNK Tana Toraja Razia THM, Petugas Temukan Zat Morfin
ist
Petugas dari BNNK Tana Toraja melakukan pemeriksaan urine di Pasar Makale, Kamis (5/10/2023). 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - adan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja melakukan razia ke sejumlah tempat hiburan malam THM) di Tana Toraja, Kamis (5/10/2023) malam lalu.

Dari razia ts urine ini, ada lima orang yang terdeteksi positif menggunakan narkotika, termasuk pasangan suami istri LA dan AT.

Satu dari kelima orang ini bahkan ditemukan zat zat morfin dalam dirinya.

Dari keterangan resmi BNNK Tana Toraja, satu orang tersebut positif terdapat morfin dalam tubuhnya karena telah menjalani operasi yang dibuktikan dengan surat keterangan hasil operasi dari rumah sakit.

Dia adalah pegawai di THM milik LA dan AT.

Apa itu Zat Morfin? Dan kenapa bisa membuat manusia positif terdapat zat sejenis Narkoba?

Dikutip dari Alodokter, morfin adalah obat untuk menghilangkan rasa nyeri dengan intensitas sedang hingga parah, seperti nyeri pada kanker atau serangan jantung.

Obat ini tersedia dalam bentuk tablet dan suntik.

Morfin bekerja dengan cara menghambat sinyal saraf nyeri ke otak, sehingga tubuh tidak merasakan sakit untuk sementara.

Meskipun memiliki sejumlah manfaat, morfin dapat menyebabkan kecanduan hingga mengakibatkan overdosis yang bisa membahayakan nyawa.

Untuk mencegah hal tersebut, penggunaan morfin harus sesuai dengan anjuran dokter dan diawasi ketat oleh dokter.

Morfin hanya boleh digunakan sesuai resep dokter.

Dosis dan aturan pakai morfin:

Dosis morfin yang diberikan oleh dokter tergantung pada kondisi kesehatan, respons tubuh, dan usia pasien, serta bentuk sediaan obat.

Morfin suntik akan disuntikkan melalui pembuluh darah vena (intravena/IV), cairan spinal (intratechal), atau ruang antara sumsum tulang belakang dan jaringan saraf (intraspinal) oleh dokter atau petugas medis di bawah pengawasan dokter.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved