Pertama Kali dalam Sejarah Amerika Serikat, Ketua DPR AS Kevin McCarthy Dicopot Dari Jabatannya
McCarthy sendiri memerlukan 15 putaran pada bulan Januari selama beberapa hari pemungutan suara sebelum dia mendapatkan dukungan dari rekan-rekannya.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/dpr-amerika-serikat-as-kevin-mccarthy-5102023.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, WASHINGTON DC - Ketua DPR Amerika Serikat (AS), Kevin McCarthy, dicopot dari jabatannya, Selasa (3/10/2023) waktu setempat.
Hal ini merupakan kali pertama dalam sejarah panjang AS.
Pencopotan Kevin McCarthy merupakan buntut dari pertikaian hebat internal Partai Republik AS.
Dilansir dari NY Times, Kevin McCarthy digulingkan kelompok sayap kanan Partai Republik yang melemparkan DPR AS dan kepemimpinan partai itu ke dalam kekacauan.
Saingan utama McCarthy sekaligus anggota kongres Matt Gaetz dari negara bagian Florida disebut menjadi dalang utama penggulingan tersebut.
Matt Gaetz memaksakan pemungutan suara untuk "mosi untuk mengosongkan jabatan."
Baca juga: Tips Panjang Umur Hingga 101 Tahun dari Dokter di Amerika Serikat, Biarkan Otaknya Selalu Bekerja
Ia mengumpulkan lebih dari segelintir kritikus Partai Republik yang konservatif terhadap Donald Trump.
Selain itu, banyak anggota Partai Demokrat yang mengatakan bahwa McCarthy tidak layak menjadi pemimpin.
Keheningan terjadi ketika petugas yang memimpin menutup pemungutan suara 216-210, dengan mengatakan bahwa jabatan Ketua DPR dengan ini dinyatakan kosong, seperti dikutip dari AP, Rabu (4/10/2023).
Baca juga: Fakta-fakta WNA Amerika Tega Bunuh Mertua di Banjar, Pelaku Ternyata Punya Catatan Kriminal