Pilpres 2024
Prabowo Subianto dan Megawati Soekarno Putri Duduk Satu Meja, Ini Respon Ganjar Pranowo
Ganjar berharap perjumpaan Megawati dan Prabowo juga membahas mengenai persoalan negara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Prabowo-dan-Megawati-satu-meja.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo mengaku senang ketika Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri duduk semeja dengan bakal capres Prabowo Subianto di peringatan Hari Nasional ke-93 Arab Saudi.
"Bagus kan, kita kan seneng kalau para pemimpin duduk bareng kan bagus," kata Ganjar saat ditemui di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (26/9).
Ganjar berharap perjumpaan Megawati dan Prabowo juga membahas mengenai persoalan negara.
"Mudah-mudahan berbicara hal-hal yang baik buat bangsa dan negara," ujar mantan Gubernur Jawa Tengah ini.
Pertemuan Megawati dan Prabowo memantik perhatian publik di tengah isu Ganjar dan Prabowo berduet di Pilpres 2024. Pertemuan keduanya terjadi pada peringatan Hari Nasional ke-93 Arah Saudi itu diselenggarakan di Grand Ballroom, Raffles Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (25/9).
Dalam acara itu, hadir pula Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Kemudian, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, serta sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju lainnya.
Prabowo yang juga Ketua Umum Partai Gerindra tampak santai duduk satu meja dengan Megawati. Saat ini Prabowo telah mendapatkan dukungan dari banyak partai politik (parpol), yakni Gerindra, PAN, Golkar, Demokrat, PBB, Gelora, dan Garuda. Sementara Ganjar, yakni didukung PDIP, Perindo, Hanura, dan PPP.
Ditemui di kantornya, Prabowo hanya merespons singkat sambil tertawa kecil soal momen tersebut. "Itu kan hari nasional Arab Saudi ya," ujarnya.
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani membuka suara mengenai Ketua Umum Megawati Soekarnoputri duduk semeja dengan bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto di peringatan Hari Nasional ke-93 Arab Saudi. Puan tak memungkiri jika dalam perjumpaan tersebut Megawati dan Prabowo membicarakan mengenai wacana dua poros Pilpres 2024.
"Ya mungkin pembicaraan itu ya, gimana boleh enggak? Oke enggak? Boleh saja, boleh apa? Ya tanya Bu Mega sama Pak Prabowo gitu kan," kata Puan.
Ketua DPR RI ini mengatakan dalam politik segala kemungkinan bisa saja terjadi.
"Jadi enggak ada yang enggak mungkin di dinamika politik ini. Dan saya berharap semuanya itu yang terbaik," ujar Puan.
Namun, Puan menjelaskan penentuan capres dan cawapres tidak bisa langsung diputuskan di meja makan. "Ya ada mekanismenya," ungkapnya.
Dia menuturkan pihaknya berkomunikasi baik dengan semua bakal capres yang akan bertarung di Pilpres 2024. "Jadi apapun pilihannya, apapun nanti yang akan terjadi di pesta demokrasi bulan Februari tanggal 14 itu, kita itu tetap akrab, kita saudara," ucap Puan.
Puan menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat untuk menentukan pilihannya di 14 Februari 2024.