Sempat Dilanda Kebakaran Hebat, Jalur Wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Dibuka Hari Ini
Namun, jalur pendakian ke Gunung Semeru masih ditutup karena tingkat aktivitas gunung api berada pada Level III atau Siaga.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/matahari-terbit-di-kawasan-taman-nasional-bromo-tengger-semeru_20180815_135554.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali membuka jalur wisata pada hari ini, Selasa (19/9/2023).
Wisata sempat ditutup sementara akibat kebakaran seluas 504 hektar dan membutuhkan waktu 10 hari untuk memadamkannya.
Keputusan tersebut berlaku di seluruh jalur masuk ke TNBTS, termasuk pintu masuk Coban Trisula di Kabupaten Malang, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, dan Senduro di Kabupaten Lumajang.
Namun, jalur pendakian ke Gunung Semeru masih ditutup karena tingkat aktivitas gunung api berada pada Level III atau Siaga.
"Sedangkan untuk pendakian Gunung Semeru masih ditutup karena tingkat aktivitas gunung api masih pada Level III atau Siaga," terang Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar (BB) TNBTS, Septi Eka Wardhani dikutip dari Kompas.com, Senin (18/9).
Itu artinya, pendakian ke Gunung Semeru telah ditutup sejak 3 Juli 2021 silam terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.
Baca juga: Bocah 10 Tahun Tewas Terpanggang dalam Kebakaran di Barru
Penutupan ini masih berlanjut karena aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang masih tinggi dan belum mereda.
Gunung Semeru menunjukan fluktuasi aktivitas dan meluncurkan lima kali guguran material vulkanik pada Selasa (12/9).
Jarak luncuran mencapai 500 meter dari puncak ke Besuk Kobokan per 06.00 WIB-12.00 WIB.
Baca juga: Puluhan Ribu Ayam Mati Terpanggang usai Kebakaran Kandang Ali Farm di Malang