Bocah 10 Tahun Tewas Terpanggang dalam Kebakaran di Barru
Sekretaris Damkar dan Satpol PP Barru, Ady Fatriah, menyebutkan, SF meninggal di tempat karena tidak sempat diselamatkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Ilustrasi-kebakaran.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, BARRU - Kebakaran hebat terjadi di Dusun Botto-botto, Desa Lompo Tengah, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Senin (18/9/2023).
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 05.23 Wita. Kebakaran diduga akibat arus pendek listrik alias korsleting.
Kejadian ini membumiratakan empat rumah panggung.
Selain menghanguskan empat rumah panggung , kebakaran ini juga menelan korban jiwa.
Sekretaris Damkar dan Satpol PP Barru, Ady Fatriah, mengungkapkan seorang bocah berusia 10 tahun tewas terpanggang dalam musibah tersebut.
"Terdapat satu korban jiwa meninggal dunia pada peristiwa tersebut. Korban berinisial SF (10) yang merupakan salah satu pelajar di SD 77 Barru," ungkap
Ady menyebutkan, SF meninggal di tempat karena tidak sempat diselamatkan.
"Selain itu, juga terdapat beberapa korban lainnya yang alami luka bakar," tambahnya.
Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Lisu, Desa Kading, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru.
Ady menambahkan bahwa untuk menjinakkan api, pihaknya menurunkan 6 armada pemadam ke TKP.
Api cepat membesar karena bangunan berbahan kayu, mudah terbakar.
"Empat rumah kayu yang ludes terbakar, seluruh bangunan hangus terbakar," katanya.
(Tribun-Timur.com/Darullah)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul BREAKING NEWS: 4 Rumah Panggung Terbakar, Anak Usia 10 Tahun Tewas Terpanggang di Lompo Tengah Barru