Rabu, 6 Mei 2026

Pilpres 2024

Yusril Ihza Mahendra Sarankan Prabowo Pilih Cawapres dari Luar Pulau Jawa, Siapa yang Dimaksud?

Ia juga menyebut, sebaiknya Prabowo Subianto mencari pasangan di luar Pulau Jawa.

Tayang:
Editor: Muh. Irham
zoom-inlihat foto Yusril Ihza Mahendra Sarankan Prabowo Pilih Cawapres dari Luar Pulau Jawa, Siapa yang Dimaksud?
Tribun Timur
Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra 

TRIBUNTORAJA.COM - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra memberi harapan kepada Calon Presiden Prabowo Subianto.

Mantan Menteri Sekretaris Negara Indonesia era pemerintahan Indonesia pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) ini berharap agar mencari pendamping berlatar tokoh Islam.

Ia juga menyebut, sebaiknya Prabowo Subianto mencari pasangan di luar Pulau Jawa.

Demikian disampaikan Yusril Ihza Mahendra saat mengumpulkan ribuan kader PBB di agenda konsolidasi pemenangan Pemilu dan Pilpres 2024 di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Sabtu (26/8/2023).

Agenda konsolidasi zona 1 ini menghadirkan kader PBB se-Sulawesi dan Maluku.

Juga dihadiri Ketua DPD Gerindra Sulsel Andi Iwan Darmawan yang mewakili Prabowo Subianto.

Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Marzuki Wadeng, perwakilan PKB, dan PAN juga diundang dalam agenda konsolidasi.

"Sebaiknya memang ada calon dari luar Jawa. Kemudian kelompok Islam. Karena Pak Prabowo sendiri kalangan militer. Saya kira itu gambaran yang dapat kami berikan," kata Yusril Ihza Mahendra.

Harapan cawapres itu disinyalir ditujukan kepada dirinya.

Sebab, Yusril Ihza Mahendra sendiri merupakan putra kelahiran Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Yusril lahir pada 5 Februari 1956, Manggar, Kabupaten Belitung Timur.

Selain itu, Yusril merupakan Wakil Ketua Badan Komunikasi Pemuda Masjid Indonesia, 1981-1982.

Yusril juga mengaku telah memberikan saran kepada Prabowo Subianto terkait kriteria cawapres yang dianggap ideal.

Meski begitu, sebagai kader PBB, Yusril tetap mendukung apapun keputusan Menteri Pertahanan (Menhan) itu soal kriteria cawapresnya.

"Kita serahkan sepenuhnya kepada beliau walaupun sudah PBB sudah membagikan suatu kriteria yang sebaiknya," tandasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved