Sejarah Hari Kucing Sedunia: Merayakan Makhluk Lucu Sahabat Manusia
Seiring dengan perkembangan lebih lanjut dalam ilmu pengetahuan dan pemahaman kita tentang kucing, mari kita terus menghormati dan merayakan…
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Hari-kucing-sedunia-world-cat-day-882023.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Hari kucing Sedunia atau World Cat Day diperingati 8 Agustus setiap tahunnya.
Perayaan ini pertama kali muncul di Amerika dan Kanada.
Namun, seiring waktu juga dirayakan oleh masyarakat di berbagai belahan dunia pada tanggal yang berbeda.
Misalnya, Hari Kucing di Jepang diperingati tiap 22 Februari, Rusia tiap 1 Maret, dan Amerika pada 29 Oktober.
Sejarah Hari Kucing Sedunia
Melansir laman National Cat Day, Hari Kucing Sedunia pertama kali dirayakan pada tahun 2005 dan diklaim didirikan oleh Colleen Paige, ahli gaya hidup hewan peliharaan dan keluarga.
Colleen didukung oleh American Society for the Prevention of Cruelty to Animals, yang merupakan organisasi adopsi hewan peliharaan nirlaba.
Tujuan perayaan Hari Kucing Sedunia ini awalnya untuk memberi kesadaran masyarakat agar mengadopsi kucing jalanan dan menyelamatkan mereka.
Selain itu, perayaan ini juga diperuntukkan para pecinta kucing agar lebih mengapresiasi hewan peliharaan mereka.
Baca juga: Ini Dia Tips Merawat Kucing Agar Tumbuh Sehat dan Lucu
Sejarah Hubungan Kucing dengan Manusia
Sejarah panjang dan penuh warna dari hubungan manusia dengan kucing memiliki akar yang dalam dan kaya dengan cerita menarik.
Kucing, dengan nama latin Felis catus, memiliki sejarah yang panjang dalam budaya dan masyarakat manusia.
Beberapa ahli sejarah percaya bahwa kucing pertama kali dijinakkan di Mesir Kuno, sekitar 4.000 tahun yang lalu.