Konflik Rusia vs Ukraina
Konflik Rusia vs Ukraina Makin Panas, Pusat Transfusi Darah Dirudal
Militer atau pemerintah Rusia belum memberikan tanggapan apakah serangan ke Kharkiv adalah balasan atas serangan ke kapal tanker di Laut Hitam.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/kapal-rusia-ukraina-rudal-laut-hitam-682023.jpg)
Laut Hitam disebut akan menjadi titik pertempuran penting dalam perang Rusia-Ukraina.
Pada kesempatan terpisah, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melaporkan bom Rusia menghancurkan pusat transfusi darah di Oblast (daerah setingkat provinsi) Kharkiv pada Sabtu (6/8/2023).
Ia menyebut terdapat korban jiwa dan korban luka dalam insiden ini.
Baca juga: Cari Sekutu, Presiden Rusia Vladimir Putin Ungkit Jasa Uni Soviet untuk Negara-negara Afrika
Zelensky menyebut pelaku serangan tersebut sebagai "binatang buas."
"Mengalahkan teroris adalah urusan kehormatan bagi siapa pun yang menghargai kehidupan," kata Zelensky, dikutip BBC.
Serangan Rusia ke Kharkiv diluncurkan usai Ukraina menyerang kapal tanker Rusia di Laut Hitam.
Militer atau pemerintah Rusia belum memberikan tanggapan apakah serangan ke Kharkiv adalah balasan atas serangan ke kapal tanker di Laut Hitam.
(*)