Jumat, 12 Juni 2026

HUT ke 15 Toraja Utara

Hari Ini Dalam Sejarah: Pembentukan dan Pemekaran Kabupaten Toraja Utara

Kawasan yang kental akan budaya ini, memiliki penduduk berjumlah 261.086 jiwa berdasarkan data registrasi penduduk oleh Badan Pusat Statistik Toraja..

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Hari Ini Dalam Sejarah: Pembentukan dan Pemekaran Kabupaten Toraja Utara
IST
Titik nol kota Rantepao yang kini dibangun tugu Kandean Dulang. Tahun tidak diketahui. 

TRIBUNTORAJA.COM - Kabupaten Toraja Utara merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15, Jumat (21/7/2023).

Dalam perayaan HUT ke-15 Toraja Utara, pemerintah kabupaten menggelar acara festival budaya yang berlangsung mulai Jumat hingga Senin (24/7/2023) mendatang.

Lantas seperti apa sejarah "Kabupaten Saudara" Tana Toraja ini? Berikut rangkumannya.

 

 

Kabupaten Toraja Utara

Kabupaten Toraja Utara adalah sebuah kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.

Ibu kotanya adalah Rantepao, meski sebelumnya sempat direncanakan untuk menjadikan Kecamatan Tondon sebagai ibu kota kabupaten.

Kabupaten ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2008 yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Tana Toraja.

Kawasan yang kental akan budaya ini, memiliki penduduk berjumlah 261.086 jiwa berdasarkan data registrasi penduduk oleh Badan Pusat Statistik Toraja Utara 2021.

Bupati Toraja Utara pertama adalah Drs. Y.S. Dalipang yang dilantik oleh Menteri Dalam Negeri pada tanggal 26 November 2008 di lapangan Bhakti Rantepao.

 

Baca juga: Hari Ini Dalam Sejarah: Perayaan Kemerdekaan Fourth of July di Amerika Serikat

 

Pada tanggal 11 November 2010, gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo melantik Caretaker bupati Kabupaten Toraja Utara yang baru, yaitu Drs. H. Tautoto T.R. Sarongallo, S.H., M.Si. pada bulan Februari 2010 lalu.

Pada tanggal 31 Maret 2011, kabupaten Toraja Utara memiliki bupati dan wakil bupati definitif pertama yaitu pasangan Frederik Batti Sorring sebagai Bupati dan Frederik Buntang Rombelayuk sebagai Wakil Bupati untuk periode 2011-2016.

Tanggal 31 maret 2016, gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo melantik Bupati Terpilih Kabupaten Toraja Utara Dr. Kalatiku Paembonan, M.Si. dan Yosia Rinto Kadang, S.T. untuk masa jabatan 2016-2021.

Pada tanggal 26 April 2021, dilantik Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara yang baru periode 2021-2026, yakni Yohanis Bassang, S.E, M.Si dan Frederik Victor Palimbong, S.T.

Mereka dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati periode 2021-2024 pada tanggal 26 April 2021.

 

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Hari Lahir BJ Habibie, Presiden RI Tersingkat dengan Segudang Prestasi

 

Sejarah Pembentukan

Aspirasi awal pembentukan Kabupaten Toraja Utara, diwacanakan pertama kali oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Pengurus KNPI Kecamatan Rantepao dipercayakan untuk mengundang dan memimpin pertemuan yang dimaksud.

Undangan ditandatangani oleh Ketua, Antonius Sampetoding bersama sekretaris Michael Tonapa, dan pertemuan berhasil diselenggarakan pada tanggal 4 April 2001 di Gedung Pemuda Rantepao.

Dalam rangka membahani pertemuan untuk berdiskusi, pokok-pokok pikiran disampaikan oleh Drs. Habel Pongsibidang mewakili DPD II KNPI Tana Toraja.

 

Baca juga: Profil Soekarno dan Sejarah Juni Disebut Bulan Bung Karno

 

Dikutip dari laman resmi Kabupaten Toraja Utara, fungsionaris KNPI yang ikut mengambil peran aktif di dalam acara diskusi dengan tokoh-tokoh masyarakat tersebut antara lain:

  1. Drs. A.P. Popang
  2. dr. Hendrik Kala’ Timang
  3. P.S. Pangalo
  4. Agustinus
  5. M.K. Parubak
  6. Drs. Daniel Silambi
  7. Samuel Palita S.E.
  8. Elianus Samben, S.P.
  9. Massuli’ M. Mallua’ S.H.
  10. M. Dharmansyah
  11. Drs. Yusuf Biringkanae, M.Si.
  12. Paulus Batti
  13. Ir. Matias Tanan
  14. Ir. Julexy Mangimba
  15. Ir. Alexander Matangkin
  16. Cornelius Patulak Senda, B.A.
  17. Drs. M.G. Sumule
  18. Nani Upa Sumarre
  19. Ir. Kristian HP Lambe’
  20. Hans Lura Senobaan
  21. Rita Rasinan, S.E.
  22. M.Luther Bureken, Sm.Hk.
  23. Drs. Rede Roni Bare
  24. Yohanis Pongdatu, S.H.
  25. Luther Pongrekun, Sm.Hk.
  26. Ir. Mika Mambaya
  27. Luise Ujiani Rongre
  28. Sumarlina Ramba’, S.Pd.
  29. Hana Lura
  30. Pdt. Albartros Palilu, S.Th.
  31. Pdt. Drs. G.G. Raru, M.Si.
  32. Pdt. Yunus Pailu
  33. Yunus Rante Toding
  34. Elisabet Pasang
  35. Obed Bendon
  36. Layuk Sarungallo
  37. Ludia Tasik Parura,S.E.

Berturut-turut aspirasi dalam bentuk daftar pernyataan dukungan tertulis atas perjuangan Pembentukan Kabupaten Toraja Utara, yang ketika itu telah ditandatangani oleh sejumlah 556 (lima ratus lima puluh enam) tokoh-tokoh masyarakat, disampaikan secara resmi ke DPRD Kabupaten Tana Toraja pada tanggal 2 September 2002.

Pembawa aspirasi adalah antara lain:

  • Antonius Sampetoding
  • Samuel Palita, S.E.
  • Michael Tonapa
  • Paulus Batti’
  • Pamaru R Palinggi
  • Hans Lura Senobaan

 

Baca juga: Sejarah Pemilu 1999: Pemilu Pertama di Era Reformasi Indonesia

 

Kabupaten Tana Toraja menyikapi positif dan menerima aspirasi tersebut sesuai mekanisme penerimaan aspirasi di DPRD Penerima aspirasi dipercayakan oleh Pimpinan DPRD kepada J.K. Tondok dari Fraksi PKPI.

Keesokan harinya yaitu pada tanggal 3 September 2002 oleh delegasi masyarakat yang sama, aspirasi secara resmi disampaikan pula kepada Bupati Tana Toraja.

DPRD Kabupaten Tana Toraja setelah menerima aspirasi masyarakat tentang Pembentukan Kabupaten Toraja Utara, langsung menugaskan Panitia Musyawarah Mempersiapkan agenda Sidang Paripurna DPRD guna pembahasan aspirasi masyarakat tersebut.

Hasilnya adalah, pada hari itu juga tanggal 12 September 2002 DPRD melalui Sidang Pleno menyatakan telah menerima aspirasi masyarakat tentang Pemekaran Kabupaten Tana Toraja.

Selanjutnya, pada tanggal 24 September 2002 DPRD Kabupaten Tana Toraja melaksanakan sidang Paripurna dan mengambil keputusan tentang Pemekaran Tana Toraja serta menetapkan melalui Surat Keputusan DPRD Nomor:11/KEP/DPRD/IX/2002.

 

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Ping Pertama hingga Pemilu Pertama di Era Reformasi Indonesia

 

Daftar Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara

Berikut ini adalah daftar bupati dan wakil bupati Toraja Utara yang menjabat sejak pembentukannya pada tahun 2008.

 

Bupati Toraja Utara

1. Drs. Y.S. Dalipang

26 November 2008 - 23 Mei 2010

(Penjabat)

bupati toraja utara y s dalipang 2172023
Drs. Y. S. Dalipang.

 

2. Drs. H. Tautoto Tana Ranggina Sarongallo, M.Si.

3 Juni 2010 - 30 Maret 2011

(Penjabat)

bupati toraja utara tautoto t r sarongallo 2172023
Drs. H. Tautoto Tana Ranggina Sarongallo, M.Si.

 

3. Drs. Frederik Batti Sorring, S.Sos., M.M.

31 Maret 2011 - 31 Maret 2016

bupati toraja utara frederik batti sorring 2172023
Drs. Frederik Batti Sorring, S.Sos., M.M.

 

4. DR. Drs. Kalatiku Paembonan, M.Si.

31 Maret 2016 - 31 Maret 2021

bupati toraja utara kalatiku paembonan 2172023
DR. Drs. Kalatiku Paembonan, M.Si.

 

5. Amson Padolo, S.Sos, M.Si.

26 September 2020 - 5 Desember 2020

(Penjabat)

 

6. Drs. Rede Roni Bare, M.Pd.

31 Maret 2021 - 26 April 2021

(Penjabat)

 

7. Yohanis Bassang, S.E., M.Si. 

Dilantik 26 April 2021

bupati toraja utara yohanis bassang 2172023
Yohanis Bassang, S.E., M.Si.

 

Baca juga: Jangan Mau Dibilang Karbitan! Sebelum Nonton Konsernya, Ini Dia Sejarah Coldplay Dari Masa ke Masa

 

Wakil Bupati Toraja Utara

1. Frederik Buntang Rombelayuk, S.Pd.

31 Maret 2011 - 31 Maret 2016

Wakil dari Drs. Frederik Batti Sorring, S.Sos., M.M.

wabup toraja utara frederik buntang rombelayuk 2172023
Frederik Buntang Rombelayuk, S.Pd.

 

2. Yosia Rinto Kadang, S.T.

31 Maret 2016 - 31 Maret 2021

Wakil dari DR. Drs. Kalatiku Paembonan, M.Si.

wabup toraja utara yosia rinto kadang 2172023
Yosia Rinto Kadang, S.T.

 

3. Frederik Victor Palimbong, S.T.

Dilantik 26 April 2021.

Wakil dari Yohanis Bassang, S.E., M.Si.

wabup frederik victor palimbong 2172023
Frederik Victor Palimbong, S.T.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved