Kesehatan
Urutan Waktu Ideal Tidur Berdasarkan Umur yang Direkomendasikan
Supaya kesehatan terjaga, ketahui waktu tidur ideal berdasarkan masing-masing usia dari bayi hingga lansia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/ilustrasi-tidur-ketiduran-istirahat-tidur-siang-932023.jpg)
61-64 tahun: 7-9 jam
65 tahun atau lebih: 7-8 jam
Meskipun waktu tidur sangat penting untuk menunjang kesehatan, mendapatkan tidur yang berkualitas juga tidak kalah penting.
Sedangkan untuk bayi yang berusia di bawah 3 bulan, kebutuhan tidur akan berbeda-beda karena otak masih berkembang dan belum mengenal ritme sirkadian, yang merupakan jam biologis tubuh untuk mengatur waktu bangun dan tidur.
Bayi baru akan mengenal konsep pagi dan malam ketika memasuki usia 6 bulan dan umumnya akan memerlukan waktu tidur selama 11-17 jam setiap hari.
Cara mendapatkan waktu tidur yang cukup
Mendapatkan tidur cukup dan berkualitas bisa mendukung kesehatan tubuh secara umum, termasuk menurunkan risiko penyakit yang serius, seperti penyakit jantung dan stroke.
Melansir Sleep Foundation, ada beberapa kebiasaan baik yang bisa dilakukan sebagai cara mendapatkan waktu tidur yang cukup, seperti:
Membuat kebiasaan tidur yang baik, seperti memiliki jadwal tidur yang pasti, termasuk di akhir pekan
Melakukan kegiatan relaksasi agar bisa tidur dengan lebih cepat dan mudah
Memiliki kasur yang nyaman dan tidak panas agar bisa tidur dengan lebih nyenyak
Mengurangi gangguan ketika tidur, termasuk dari lampu dan suara-suara tertentu
Menjaga agar kamar memiliki suhu yang lebih dingin agar bisa tidur dengan nyaman
Menghindari penggunaan alat elektronik, seperti gawai dan televisi, setidaknya setengah jam sebelum waktu tidur
Menghindari konsumsi kafein dan minuman beralkohol beberapa jam sebelum tidur karena akan menurunkan kualitas tidur
Selain itu, para orang tua juga diimbau untuk memperhatikan waktu tidur ideal berdasarkan usia dan kualitas tidur anak untuk mendukung perkembangannya.
Anda juga diimbau untuk segera mencari bantuan medis ketika mengalami gangguan tidur tertentu, seperti insomnia dan mengorok, karena bisa menurunkan kualitas tidur dan menyebabkan masalah kesehatan lain yang lebih serius.(*)