Minggu, 17 Mei 2026

Virus ASF

Pos Jaga di Perbatasan Toraja Utara-Palopo Kembali Diterobos, Bawa Ratusan Ekor Babi

Salah seorang petugas jaga mengatakan, ada empat truk dan satu mobil bak terbuka yang menerobos perbatasan sambil membawa total ratusan ekor babi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Muh. Irham
zoom-inlihat foto Pos Jaga di Perbatasan Toraja Utara-Palopo Kembali Diterobos, Bawa Ratusan Ekor Babi
Tribun Toraja/IST
Tim Gabungan Pengawasan & Pencegahan ASF Toraja Utara berhasil mencegat tiga truk bermuatan ratusan ternak babi di perbatasan Toraja Utara dan Palopo, Minggu (11/6/2023) pagi Wita. Perbatasan itu kerap diterobos pengemudi yang membawa ternak babi masuk ke Toraja Utara 

TRIBUNTORAJA.COM - Subuh dini hari tepatnya pukul 03. 22 wita, di pos Kaleakan, Kecamatan Nangalla, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (23/6/2023), pos jaga di perbatasan Toraja Utara dan Palopo kembali diterobos pengendara yang membawa ternak babi dari luar Toraja Utara.

Ini adalah kali keempat penerobosan terjadi sejak pos tersebut didirikan. 

Salah seorang petugas jaga mengatakan, ada empat truk dan satu mobil bak terbuka yang menerobos perbatasan sambil membawa total ratusan ekor babi.

Petugas yang berjaga tadi malam terdiri dari 3 petugas Satpol PP, 2 dari Dinas Pertanian yang didalmnya ada bid. Peternakan, 2 dari kepolisian, 2 dari TNI AD.

Ia juga mengatakan akan berkordinasi lebih lanjut dengan Ketua Tim Satgas Pencegahan dan penindakan virus ASF Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, yang juga merupakan Wakil Bupati Toraja Utara.

Frederik Victor Palimbong mengatakan kepada tribuntoraja.com bahwa benar ada info dari petugas.

"Iya ini baru saya diinfokan juga barusan," tuturnya singkat.

Ia juga mengatakan siap melaporkan kejadian tersebut di Polres Toraja Utara.

"Kebetulan saya masih perjalanan dinas diluar Toraja Utara, saya pulang dan akan lapor secara resmi, ini sudah mempermainkan Pemkab Toraja Utara, kalau seperti ini," jelasnya.

Diketahui bahwa 4 truk 6 roda dan 1 mobil merek Hilux yang lolos membawa babi tersebut menggunakan Nomor Polisi (Nopol) palsu.

Dengan modus mematikan lampu truk lalu menancap gas mobil, dan ada petugas yang hampir ditabrak.

Dan yang berhasil dipulangkan yaitu truk dengan Nopol DP 8316 GI.

Hal ini disampaikan oleh Sekertaris Dinas Pertanian Toraja Utara, Leo Lasta.

"Petugas hampir ditabrak pak, subuh dini hari, dan ada 1 lagi yang berhasil dipulangkan," jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa kelima mobil tersebut ini tidak diketahui plat nomor polisinya (Nopol).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved