ITDC Usulkan Hapus WSBK di Mandalika usai Merugi dan Minta Tambahan Modal Negara Rp 1,19 T
Jika nantinya penyelenggaraan WSBK dihilangkan, maka bisa membantu menurunkan beban perusahaan. Sehingga, kerugian yang ditimbulkan tidak makin besar
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/SANDI-UNO23.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) mempunyai utang Rp4,6 triliun dari proyek pengembangan kawasan Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
ITDC adalah anak usaha dari holding BUMN pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney.
Direktur Utama InJouney Donny Oskaria pun mengusulkan agar gelaran World Super Bike (WSBK) dihapus dari Mandalika.
Karena penyelenggaraan WSBK menyebabkan kerugian hingga Rp100 miliar.
Donny mengatakan, ajang ini tidak menarik bagi investor untuk masuk menjadi sponsor.
"WSBK ini menunjukkan kerugian, sehingga apa yang kami lakukan adalah kami akan bernegosiasi untuk menghilangkan WSBK ini," kata Donny dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI yang disiarkan secara virtual, Jumat (16/6/2023) dikutip Kompas.com.
Baca juga: Aldi Taher Buat Lagu untuk Lionel Messi dan Diunggah oleh FIFA, Ini Liriknya
Menurut dia, jika nantinya penyelenggaraan WSBK dihilangkan, maka bisa membantu menurunkan beban perusahaan.
Sehingga, kerugian yang ditimbulkan tidak makin besar tiap tahunnya dibandingkan bila event tersebut dipertahankan.
"Nanti WSBK ini akan turun, akan kita hilangkan, sehingga tidak muncul biaya di dalam penyelenggaraan WSBK yang itu sebetulnya event-nya tidak menarik secara sponsor," ujarnya.
Baca juga: Termasuk Stadion BJ Habibie, Seluruh Stadion yang Akan Digunakan untuk Liga 1 Akan Gunakan VAR