Pilpres 2024
Anies Baswedan: Kerusakan Akibat Mafia Ibarat Katak Mati Perlahan dalam Panci
Mantan menteri pendidikan itu juga mengingatkan soal reformasi yang terjadi 25 tahun lalu. Kala itu, kata Anies, semua orang berkomitmen...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Anies-Baswedan-menyambangi-Kantor-DPP-NasDem-di-Nasdem-Tower.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta, anies Baswedan, menyebut mafia dapat merusak Indonesia secara bertahap.
Dia mengilustrasikan hal itu dengan katak yang mati perlahan di tengah air dalam panci yang pelan-pelan tambah panas.
Hal tersebut disampaikan bakal calon presiden (bacapres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu saat berpidato di acara Temu Kebangsaan Relawan di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (21/5/2023) dikutip dari tayangan Kompas TV.
"Proses terjadinya itu pelan-pelan, proses penyimpangannya itu pelan-pelan. Bila pemimpin-pemimpin di republik ini tidak sensitif pada persoalan ini, maka persoalan (mafia) ini akan secara bertahap merusak Indonesia," kata Anies.
"Saya beri ilustrasi, katak dimasukkan ke dalam panci yang airnya dingin, kemudian kompor dinyalakan pelan-pelan. Air yang asalnya dingin lama-lama menjadi panas dan mendidih."
Sehingga air panas yang mendidih itu, kata dia, akan membuat katak mati.
Baca juga: Subsidi Mobil Listrik, Anies Baswedan: Yang Diperbanyak itu Kendaraan Umum, Bukan Pribadi
"Itu jalannya pelan-pelan. Kalau katak dilemparkan ke panci yang airnya mendidih, dia akan langsung lompat. Akan tetapi kalau dipanaskan pelan-pelan, dia mati mendidih," tegasnya.
Sehingga jika mafia tidak segera dibereskan, kata Anies, Indonesia akan rusak perlahan seperti katak tersebut.
Melihat hal itu, dia pun mengajak bangsa Indonesia segera menyadari akan pertumbuhan mafia di tanah air saat ini. Sebab jika tidak, sebutnya, Indonesia akan dihabisi para mafia tersebut.
Baca juga: Bicara di Hadapan Ribuan Relawan ANIES, Anies Baswedan MInta Pemerintah Netral di Pemilu 2024