Jumat, 8 Mei 2026

Pilpres 2024

Bicara di Hadapan Ribuan Relawan ANIES, Anies Baswedan MInta Pemerintah Netral di Pemilu 2024

Pada kesempatan yang sama, Anies meminta pemerintah bersikap netral dan tak ikut mempengaruhi rakyat dalam mengambil keputusan di Pemilu 2024.

Tayang:
Editor: Muh. Irham
zoom-inlihat foto Bicara di Hadapan Ribuan Relawan ANIES, Anies Baswedan MInta Pemerintah Netral di Pemilu 2024
tangkapan layar
Bakal Capres Anies Baswedan menyapa ribuan pendukungnya di Istora Senayan Jakarta, Minggu (7/5/2023). Pada kesempatan itu, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut mendesak pemerintah netral dalam Pemilu 2024 mendatang 

TRIBUNTORAJA.COM - Akses pendidikan di Indonesia saat ini terkesan tersentralisasi. Banyak anak anak di Indonesia yang harus keluar daerah untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik.

"Banyak orang tua kirimkan anak-anak mereka sejak SMP jauh dari kampung halaman ke daerah yang punya sekolah yang baik. Kenapa demikian, karena akses pendidikan berkualitas tersentralisasi," kata Anies Baswedan, Bakal Calon Presiden RI saat menggelar komprensi pers usai menghadiri pengukuhan dan deklarasi relawan Amanat Indonesia (ANIES) di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta, Minggu (7/5/2023).

Anies mengatakan, dirinya hanya ingin fokus menawarkan gagasan untuk rakyat Indonesia dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

"Program detailnya akan kita tunjukkan nanti. Tapi saat ini visi kita negara kesemakmuran dimana potensi sejahtera setara, akses pendidikan dan kerja berkualitas," kata Anies.

Oleh sebab itu, gagasan konsep besar kesemakmuran ini menjadi nilai tawar yang ingin disodorkan kepada masyarakat agar mau mendukungnya menjadi Presiden nanti.

"Makanya kita bicara kesetaraan. Ini yang ingin kita hadirkan," ujarnya.

Minta Pemerintah Netral

Pada kesempatan yang sama, Anies meminta pemerintah bersikap netral dan tak ikut mempengaruhi rakyat dalam mengambil keputusan di Pemilu 2024.

Permintaan itu disampaikan Anies di tengah kesibukan Presiden Jokowi mengendorse capres dan memotori terbentuknya Koalisi Besar.

Anies meminta agar negara membiarkan rakyat tanpa dipengaruhi dan meminta tak ada tangan negara yang terlibat. 

"Percayakan rakyat akan menitipkan kewenangan itu pada yang memilki rekam jejak yang benar, rekam karya yang benar, dan rekam karya yang baik. Kalau negara ikut ambil andil, maka negara sedang melecehkan rakyat Indonesia," kata Anies dalam pidatonya di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Ahad, 7 Mei 2023. 

 Menurut Anies rakyat Indonesia sudah cukup matang dan mampu untuk menentukan pilihan di Pemilu 2024 tanpa perlu diintervensi. Anies juga mengimbau kepada masyarakat untuk menentukan sikap dan menolak untuk dipengaruhi. 

"Kepada seluruh rakyat Indonesia mari kita jaga kekuasaan itu ada pada rakyat, bukan pada yang lain. Jangan jual kekuasaan itu sampai nanti di TPS dan sampai nanti perhitungan. Ini bukan soal statistik perhitungan, ini soal hak saya menentukan bangsa ini," kata Anies. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved