Halal Bi Halal
Prabowo Subianto Hadiri Halal Bihalal Gus Miftah, Pendeta Gilbert Lumoindong Ceramah
Prabowo mengungkapkan kesannya dapat sepanggung dengan dua tokoh agama yang berbeda itu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Prabowo-dan-Gus-Miftah-sepanggung.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Momen unik terjadi saat Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto kena prank saat dirinya hendak minum ketika berorasi di acara reuni akbar dan halal bihalal purnawirawan TNI-Polri di JEC, Bantul, DIY, Kamis(4/5). Pada momen itu, Prabowo berniat untuk minum tetapi ternyata cangkir yang ada di dekatnya tidak terisi apapun alias kosong.
Lantas hal tersebut membuat Prabowo terkejut. Ketua Umum Partai Gerindra itu kemudian mengangkat dan membalikkan gelas untuk menunjukkan bahwa gelas memang hanya hiasan.
“Ini panitia nakal," kata Prabowo seraya keheranan, yang menggelitik para peserta acara.
Tak berlangsung lama, seseorang menggunakan seragam cokelat naik ke panggung dan memberikan secangkir minuman. Namun sebelum meninggalkan panggung, Prabowo memintanya untuk squat jump seraya bergurau dan tertawa. Prabowo kemudian minum dari cangkir yang tak lagi kosong.
"Karena sudah diizinkan Pak Wiranto, ya saya minum dulu," kata Prabowo dalam acara yang turut dihadiri oleh beberapa tokoh purnawirawan, antara lain Mantan Menko Polhukam Wiranto, Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo, Jenderal TNI (Purn), Marsekal TNI (Purn) Imam Sufaat hingga Komjen Polisi (Purn) Mochamad Iriawan.
Prabowo Subianto juga menghadiri undangan untuk menghadiri acara Open House Akbar Pondok Pesantren (ponpes) Ora Aji bersama pimpinan ponpes tersebut, Gus Miftah di Sleman, Yogyakarta, Rabu, (3/5) malam. Prabowo hadir mengenakan blangkon berkelir hitam senada dengan Gus Miftah dan baju koko putih. Acara itu juga turut dihadiri Pendeta Gilbert Lumoindong.
Prabowo mengungkapkan kesannya dapat sepanggung dengan dua tokoh agama yang berbeda itu. Pasalnya pada kesempatan itu, Pendeta Gilbert Lumoindong juga turut hadir dan memberikan ceramah.
Prabowo mengatakan dirinya banyak belajar dari acara itu dan melihat betapa indahnya bangsa Indonesia dan betapa mulianya para pemimpin agamanya.
"Saya sangat gembira, bersyukur, besar hati, kalau begini terus, begini di mana-mana negara kita akan maju," kata Prabowo.
"Mengundang dan bersahabat dengan pendeta Kristen, saling bercanda, mesra. Inilah Indonesia Bhinneka Tunggal Ika, berbeda tapi satu, saya terima kasih, ini buat saya tambah semangat tambah muda," lanjut Prabowo.
Ia pun berharap hal ini terus terjaga dan terawat dengan baik.Prabowo juga mengucapkan terima kasih kepada Gus Miftah atas undangan tersebut. Dia mengatakan bahwa merasa mendapatkan pencerahan, semangat walaupun sejak pagi telah menghadiri berbagai kegiatan.
"Terima kasih Gus atas undangan ini. Saya minta maaf baru sekarang datang sebenarnya janji sudah lama tapi baru sampai. Saya tadi cukup lelah, tetapi begitu masuk di sini rasanya kembali semangat. Saya hari ini tercerahkan," pungkas Prabowo.
Pimpinan Pondok Pesantren (ponpes) Ora Aji, Gus Miftah Maulana Habiburrahman mengungkapkan, dirinya belajar tentang keikhlasan dari Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, yang kerap dibully namun tak dendam.
"Saya belajar dari Pak Prabowo, Gus Miftah sering dibully tapi tidak sakit hati. Saya malah semakin kuat,” kata Gus Miftah.
“Saya ingat kata Pak Prabowo, Gus, negara ini kalau mau maju harus rukun bersama-sama," imbuhnya.