Punggung Pemuda di Polewali Mandar Tertancap Jarum Jahit Sepatu Usai Perang Senjata Mainan
Pemuda bernama Muh Jaswandi saat ini mendapat perawatan di RSUD Hajja Andi Depu Polman, Selasa (25/4/2023).
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Jaruh-jahit-sepatu-tercancap-dipunggung-pemuda-asal-Desa-Kenje-Campalagian-Polman.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, POLMAN - Kericuhan dua kelompok remaja terjadi di lapangan sepak bola Garuda, Dusun Lapeo, Desa Lapeo, Campalagian, Sulawesi Barat pada Senin (24/4/2023) sore.
Akibat peristiwa tersebut, seorang pemuda dari Desa Kenje, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar (Polman) menjadi korban.
Pemuda bernama Muh Jaswandi saat ini mendapat perawatan di RSUD Hajja Andi Depu Polman, Selasa (25/4/2023).
Ia mendapat luka jarum jahit sepatu tertancap pada bagian punggung.
Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Campalagian AKP Frans Geradus mengatakan kericuhan bermula dari remaja bermain tembak mainan.
Antara dua kelompok remaja yang berasal dari desa yang berbeda.
Baca juga: 5 Pelaku Rudapaksa Pelajar SMP di Polewali Mandar Ditangkap Polisi
Saat kericuhan terjadi, puluhan remaja tersebut saling pukul dan kejar-kejaran.
"Sehingga yang terluka ini tidak menyadari kalau ada besi yang tertancap di punggungnya," terang Frans Geradus kepada wartawan.
Ia menjelaskan kericuhan dapat dilerai petugas dan warga menjelang waktu sholat magrib.
Baca juga: Pelajar SMA Terlibat Tawuran di Mengkendek Tana Toraja, Polisi Buru Pelaku