Rabu, 29 April 2026

Kebakaran

20 Rumah Terbakar di Medan, Uang Rp 45 Juta dan Emas Ludes

Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WITA, saat warga sedang tertidur pulas.

Tayang:
Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto 20 Rumah Terbakar di Medan, Uang Rp 45 Juta dan Emas Ludes
Tribun Medan
Warga melihat kondisi rumah mereka yang ludes terbakar di Jalan Pertempuran, Gang Sekata, Lingkungan VI, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sabtu (22/4/2023). 

TRIBUNTORAJA.COM, Medan - Sebanyak 19 rumah rata dengan tanah dalam kebakaran hebat di Jalan Pertempuran, Gang Sekata, Lingkungan VI, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara.

Peristiwa nahas itu terjadi pada hari Lebaran, Sabtu (22/4/2023), sekira pukul 02.30 WIB.

Selain itu, satu rumah juga terimbas kebakaran tersebut. Beruntung tidak sampai semuanya terbakar.

Kepala Lingkungan VI, Zulhaimi, mengatakan, ada 22 Kepala Keluarga (KK) terdampak kebakaran.

"Untuk rumah yang terbakar ada 20. Ada 19 terbakar semuanya, sedangkan satu sisanya terimbas," ucapnya.

"Kemudian untuk warga ada 75 jiwa terdampak dari 22 KK ," katanya dikutip dari Tribun-Medan.com.

Zulhaimi mengungkapkan, kebakaran disebabkan karena korsleting listrik dari sebuah rumah.

"Korsleting listrik dari situ (sambil menunjuk salah satu rumah warga) dari rumah Ginting," ujarnya.

Saat kebakaran terjadi, lanjut dia, warga sedang tertidur pulas.

 

Beruntung, ada penjaga yang sigap membangunkan para warga begitu tahu api muncul.

 

"Warga dalam keadaan tidur langsung dibangunkan oleh penjaga malam."

 

"Ia gedor-gedor rumah warga semua," terangnya.

 

Rita Mariana (38), korban kebakaran, mengatakan, saat kejadian, dirinya tengah tertidur pulas bersama anak dan saudaranya.

 

Di rumah yang ia tempati terdapat 6 orang, dua orang dewasa dan 4 anak kecil.

 

Dirinya mengetahui kebakaran itu setelah mendengar teriakan orang.

 

"Ada orang teriak-teriak bilang kebakaran, jadi kami keluar posisinya sudah mati lampu (listrik padam), kami tengok keadaan api udah marak," terangnya.

 

Mengetahui hal itu, ia bergegas menyelamatkan anggota keluarganya serta barang-barang berharga.

 

Namun, belum sempat mengamankan barang berharga, api keburu besar.

 

Seluruh barang miliknya pun hangus terbakar, termasuk uang Rp 45 juta yang disimpannya di dalam bantal.

 

Tak hanya itu, emas seberat dua gram miliknya juga turut terbakar.

 

"Ada duit di bantal, ada emas, ratusan juga kerugian. Uang Rp 45 juta, ada emas 2 gram," ucapnya.

 

Sementara itu, Antoni, korban kebakaran lain juga mengaku tengah terlelap tidur saat kebakaran terjadi.

 

Ia dan keluarganya terbangun setelah tetangga berteriak membangunkannya.

 

"Ada yang teriak membanguni tadi malam," jelas Antoni.

 

Beruntung, ia dan keluarga dapat segera menyelamatkan diri. Namun, harta bendanya ludes terbakar.

 

"Di pikiran saya yang penting selamatkan keluarga saja, cuma adalah beberapa surat berharga bisa aku selamatkan, kalau yang lainnya habis. Belum tahu berapa kerugianku saat ini, yang pasti semua habis," tandasnya.

 

Dapur Umum dan Tenda Pengungsian Didirikan

 

Lurah Pulo Brayan Kota Sutrisno mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan BNPB dan BPBD untuk mendirikan posko pengungsian dan dapur umum.

 

Mereka juga telah menyediakan stok makanan kepada para korban kebakaran.

 

"Tahap awal, kami telah menyediakan posko pengungsian dan di sini sudah kita sediakan juga mie instan dan telur," katanya, Sabtu.

 

Sutrisno menuturkan, untuk sementara para korban kebakaran akan tinggal di posko pengungsian, sembari menunggu pemerintah dan Dinas Sosial serta instansi terkait memberikan bantuan.

 

"Nanti kita koordinasikan terlebih dahulu ke Dinas Sosial dan pihak terkait."

 

"Tentang bantuan uang akan kita berikan selanjutnya," tandasnya.

 

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, Tribun-Medan.com/Edward Gilbert Munthe/Aprianto Tambunan)

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved