Pengrusakan
Kapolda Sulsel Laporkan Pengrusakan Mushallah dan Pos Polisi di Makassar ke Kapolri
Pengrusakan pos polisi itu terjadi di Pos Lantas kawasan Fly Over Jl AP Pettarani pertigaan Jl Urip Sumoharjo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Mobil-Patroli-dirusak.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) dalami kasus pengrusakan dan pembakaran pos polisi yang terjadi di tiga lokasi berbeda di Kota Makassar, Jumat (14/4/2023) dini hari.
Pengrusakan pos polisi itu terjadi di Pos Lantas kawasan Fly Over Jl AP Pettarani pertigaan Jl Urip Sumoharjo.
Selain pos, Masjid Berbudi Presisi tepat di samping pos juga dirusaki oleh orang tidak dikenal (OTK).
Lokasi ke dua, di Pos Lantas Jl Sultan Alauddin pertigaan Jl AP Pettarani.
Selain dirusaki, pos polisi itu juga dibakar para pelaku yang belum diketahui identitasnya.
Dan lokasi ketiga di pos Jl Jenderal Sudirman, juga dirusaki para pelaku.
Musallah di samping pos itu, bahkan tidak luput dari aksi beringas tersebut.
"Masalah ini sudah dilakukan Lidik (penyelidikan) oleh rekan-rekan kita," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana saat ditemui wartawan di kantornya, Jumat siang.
Bahkan kata Komang, insiden pengrusakan itu juga telah dilaporkan hingga ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Sedang didalami dan juga sudah kita laporkan kepada bapak Kapolda, bapak Kapolda sudah melaporkan ke bapak Kapolri," sambungnya.
Motifnya pun kata dia, juga masih didalami terkait latar belakang pengrusakan itu.
"Untuk motifnya masih didalami apa latar belakang sehingga terjadi pengrusakan," terang Komang.
Selain pos polisi, sejumlah mobil polisi juga dirusak. Diantaranya dua mobil patwal di Pos Polisi Jl Jenderal Sudirman.
Ada juga mobil patroli sedang di Polsek Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.
Juga mobil tahanan Polres Pelabuhan Makassar, dibakar.