Jumat, 5 Juni 2026

Ramadan 2023

Penderita Maag Boleh Ikut Puasa? Ini Penjelasan Dokter

Ari mengatakan, pada minggu kedua berpuasa, lambung sudah akan terbiasa dengan kondisi kekosongan selama beberapa jam.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Penderita Maag Boleh Ikut Puasa? Ini Penjelasan Dokter
shutterstock
Ilustrasi penyakit maag 

 

Ari menambahkan, orang dengan masalah penyakit lambung dibagi menjadi dua, yaitu kelompok sakit maag fungsional dan dispepsia organik.

Lalu apa bedanya? Ari menjelaskan, orang dengan kelompok sakit maag fungsional tidak ditemukan adanya kelainan yang signifikan dalam lambung.

Sedangkan untuk penderita sakit maag kategori dispepsia organik, dalam observasi ditemukan kelainan seperti tukak lambung, polip, tumor, serta berbagai macam iritasi lainnya.

 

Baca juga: Jelang Puasa Ramadan, Segini Harga Cabai di pasar Bolu Toraja Utara

 

Ari mengatakan, 70 persen penderita sakit maag adalah kelompok maag fungsional, yakni orang-orang yang biasanya mengalami sakit atau nyeri pada lambung karena ketidakteraturan pola makan.

"Ketidakteraturan makan ini akan menyebabkan terjadinya sakit maag fungsional," kata dia.

Menurut Ari, berpuasa membuat pola makan seseorang menjadi lebih teratur.

Pasalnya, waktu makannya jelas, yakni ketika sahur dan berbuka.

"Tujuannya adalah agar kita bener-bener 14 jam itu (berpuasa), kita dapet itu kalau di Indonesia," imbuhnya.

(*)

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved