Banjir Makassar
316 Korban Banjir Makassar Mengungsi di Kampus YPUP
Para pengungsi menempati dua ruang kelas belajar di dalam kampus tersebut.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/pengungsi-banjir-makassar-1422023.jpg)
"Tadi ada satu yang demam, tapi sudah diberi obat sama orang puskesmas tadi. Yang lain, kondisinya baik," ujarnya.
Untuk bantuan makanan juga lancar dari berbagai relawan dan instansi pemerintah.
Baca juga: BPBD Sulsel Sebar 10 Perahu Karet untuk Evakuasi Warga Terdampak Banjir
BPBD Sulsel Sebar Perahu Karet
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Amson Padolo, mengatakan bergerak cepat untuk membantu warga yang terdampak banjir di Makassar.
Amson mengatakan, BPBD sudah menyiagakan 10 perahu ke lokasi terdampak banjir untuk mengevakuasi warga.
“Ada 7 perahu yang kami sebar, ada 3 di Manggala, 2 di Tamalate dan 2 lagi di Biringkanaya. Semua kecamatan yang kantong banjir,” Kata Amson.
Kemudian untuk 3 perahu lagi di antaranya 1 perahu ada di Jalan Nuri, dan 2 perahu di Tamala'lang.
“Kami juga sudah melakukan koordinator dengan Basarnas, Tim SAD, Pemda kabupaten/kota termasuk kecamatan untuk melakukan tindakan tanggap darurat apabila terjadi bencana,” ungkapnya.
Sebelumngnya, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menginstruksikan kepada BPBD dan instansi terkait untuk bergerak cepat mengevakuasi warga yang terjebak banjir.
Sudirman juga meminta Dinas Sosial untuk mendirikan dapur umum untuk membuatkan konsumsi warga yang mengungsi.
Diketahui, BMKG Wilayah Makassar memberikan peringatan hujan deras dan cuaca ekstrim di Sulsel 12 Februari hingga 16 Februari 2023.
Hingga hari ini, Senin (13/2/2023), bencana banjir terjadi di sejumlah kabupaten di Sulsel. Terparah di Makassar, hampir semua wilayah di Makassar tergenang banjir.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul "Pengungsi Korban Banjir Makassar di Kampus YPUP Bertambah Jadi 316 Orang, Satu Sakit"