Kamis, 9 April 2026

Kasus Lukas Enembe

Gubernur Papua Lukas Enembe Ditangkap, Massa Serang Mako Brimob

Dilansir dari Tribun Papua, kelompok massa tersebut menyerang Mako Brimob dengan batu dan anak panah.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Gubernur Papua Lukas Enembe Ditangkap, Massa Serang Mako Brimob
Tribun-Papua.com
Sekelompok massa pro Gubernur Lukas Enembe menyerang Markas Brimob (Mako) Brimob, Kotaraja, Kota Jayapura, Selasa (10/1/2023) siang. 

TRIBUNTORAJA.COM - Markas Komando (Mako) Brigade Mobil (Brimob) Kotaraja, Jayapura, diserang massa bersenjata tajam, Selasa (10/1/2023) siang.

Massa diduga sebagai massa pro Gubernur Papua Lukas Enembe.

Dilansir dari Tribun Papua, kelompok massa tersebut menyerang Mako Brimob dengan batu dan anak panah.

Hal itu terjadi lantaran mereka mendapatkan informasi Gubernur Lukas Enembe dibawa ke Mako Brimob.

Sebagai respon, pasukan Brimob mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak empat kali dan memukul mundur massa ke arah Jalan Baru Abepura.

Saat ini situasi Mako Brimob Kotaraja sudah kembali kondusif.

 

Baca juga: Gubernur Papua Lukas Enembe Ditangkap KPK

 

Keluarga Paksa Masuk Pangkalan TNI AU

keluarga lukas enembe 1012023
Pihak keluarga memaksa diri masuk ke pangkalan TNI AU Silas Papare, Sentani, Selasa (10/1/2023), lokasi dimana Lukas Enembe akan diterbangkan ke Jakarta. Lukas Enembe ditangkap di Kota Jayapura.

Pantauan Tribun Papua di Sentani, pihak keluarga memaksa diri masuk ke pangkalan TNI Angkatan Udara (AU) Silas Papare, lokasi dimana Lukas Enembe akan diterbangkan ke Jakarta.

Pihak keluarga Lukas Enembe mendesak aparat keamanan agar memberi kesempatan bertemu.

Hingga saat ini keluarga masih mendesak pihak keamanan di depan Pangkalan TNI AU untuk masuk.

Sementara, aparat keamanan menjaga ketat kawasan bandara.

Lukas Enembe Ditangkap KPK
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menangkap Gubernur Papua Lukas Enembe.

"Informasi yang saya dapatkan, KPK yang melakukan penangkapan," ujar Ignatius dikonfirmasi awak media, Selasa (10/1/2023).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved