Singkong
Rutin Konsumsi Singkong, Ini 7 Manfaatnya untuk Kesehatan
Singkong mengandung sejumlah nutrisi. Dari nutrisi tersebut, singkong memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh kita.
Penulis: Redaksi | Editor: Muh. Irham
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Singkong.jpg)
Ini merupakan 20 persen dari angka kebutuhan gizi (AKG). Singkong juga sangat tinggi kalium. Selain itu, mengandung sebagian besar vitamin B (kecuali B12), vitamin A, magnesium, selenium, kalsium, dan zat besi.
Semantara itu, singkong juga mengandung banyak pati, sehingga nilai indeks glikemiknya tinggi. Apalagi, saat mentah.
Estimasi GI singkong mentah bisa mencapai 94. Ini dapat berbahaya bagi penderita diabetes.
Manfaat singkong
Berikut manfaat singkong untuk kesehatan tubuh kita berkat fakta nutrisi yang dikandungnya:
1. Mencegah malnutrisi
Mengutip Verywell Fit, manfaat singkong sebagai pencegah malnutrisi karena makanan berserat ini bisa menjadi pengganti bahann pokok.
Singkong juga mudah ditanam, toleran terhadap kekeringan, hama, dan kondisi pertumbuhan yang sulit. Hasil panen relatif banyak dan dapat disimpan di tanah selama beberapa musim tanam sebagai makanan cadangan saat tanaman lain langka.
2. Sumber Bahan Bakar Energi
Mengutip Healthifyme, manfaat singkong sebagai bahan bakar energi yang dibutuhkan tubuh, terutama pada atlet. Para atlet relatif membutuhkan karbohidrat lebih banyak dari pada orang lain.
Makan singkong setelah latihan olahraga dapat mengembalikan energi yang dikeluarkan. Rantai karbohidrat kompleks memastikan pasokan energi yang konsisten juga.
3. Menurunkan risiko sindrom metabolik
Mengutip Verywell Fit, sindrom metabolik adalah kombinasi penanda kesehatan yang menunjukkan risiko diabetes dan penyakit jantung yang lebih tinggi. Ini ditandai dengan peningkatan kadar gula darah, kadar kolesterol, dan lingkar pinggang, di antara faktor-faktor lainnya.
Manfaat singkong untuk menurunkan risiko sindrom metabolik karena kaya flavonoid dan serat yang dapat mencegahnya.
Manfaat ini didapat, jika singkong menggantikan nasi atau gandum sebagai makanan pokok.