Selasa, 5 Mei 2026

Mengenal Pa'gellu, Kesenian Tari Khas dari Toraja

Tari Pa’gellu atau Ma’gellu biasanya ditampilkan dalam kegiatan Rambu Tuka’ atau kegiatan kesukaan seperti upacara syukuran, upacara peresmian rumah T

Tayang:
Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Mengenal Pa'gellu, Kesenian Tari Khas dari Toraja
int
Tarian Pa'gellu 

Pada saat kembali dari medan peperangan, dirayakan dengan menari penuh sukacita.

Pada waktu itu belum ada alat musik gendang seperti sekarang ini, sehingga mereka menggunakan lesung (alat menumbuk padi) sebagai pengiring tarian.

Nek Datu Bua’ merupakan pioner (perintis) dari Pa’gellu’ Pangala, beliau memiliki keturunan laki-laki yaitu Nek Tumbak yang sangat menguasai Pa’gellu’ Pangala ini.

Hingga kini tidak ada yang tahu pasti tahun diciptakannya tarian ini. Namun, tarian ini telah ditarikan sejak sebelum Belanda masuk ke Toraja.

Adapun penari Pa’gellu sebelum kemerdekaan, yaituNek Lekke, Nek Sampe Alo, dan Nek Tangke Lengi’.

Perempuan dan laki-laki bisa mengikuti tarian ini.

Tidak ada batasan jumlah penarinya, tapi biasanya ditarikan mulai dari 3 orang atau lebih bahkan bisa ditarikan secara massal. Biasanya lagi, tarian ini dibawakan dalam jumlah ganjil seperti 3,5,atau 7 orang gadis.

Sementara lelaki bagian memukul gendang.

Gerakan-gerakan pa’gellu merupakan representasi dari aktivitas keseharian gadis-gadis Toraja.

Ini membentuk suatu jalinan cerita yang terangkai dari satu gerakan ke gerakan lainnya, mulai dari kelahiran, proses menjalani kehidupan, serta bagian akhir dari babak kehidupan manusia.

Termasuk pula di dalamnya tiruan dari gerak-gerak hewan yang dianggap memiliki makna filosofis dan memberi pelajaran berharga bagi manusia.

Terdapat 12 macam gerakan utama dalam tarian ini yang masing-masing gerakan mengandung makna yang demikian dalam.

1. Pa’dena-dena

Gerakan pertama yang menyerupai gerakan burung pipit, yakni berputar dengan tangan terayun dan berjingkrak sambil memasuki tempat menari.

Adapun filosofi gerakan ini adalah hidup dalam kebersamaan.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved