193 Calon Paskibra 2026 Toraja Utara Tes Kesehatan di GOR Rantepao
Sebanyak 193 peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan, terdiri atas 115 peserta putra dan 78 peserta putri.
Penulis: Zul Fadli | Editor: Imam Wahyudi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/tes-kesehatan-calon-paskibra-2026.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Toraja Utara melaksanakan tes kesehatan bagi calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di Gedung Olahraga (GOR) Rantepao, Jalan Budi Utomo, Kelurahan Rante Pasele, Kecamatan Rantepao, Rabu (8/4/2026).
Sebanyak 193 peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan, terdiri atas 115 peserta putra dan 78 peserta putri.
Tim pelaksana Paskibra dari Kesbangpol Toraja Utara, Rano, mengatakan kriteria kesehatan dalam seleksi tahun ini tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Untuk tahun ini tetap sama seperti tahun lalu, tidak ada penambahan maupun pengurangan, masih mengacu pada standar yang telah ditetapkan,” ujarnya di sela-sela pelaksanaan tes.
Ia menjelaskan, pengawasan dari Kesbangpol difokuskan pada kesiapan alat kesehatan serta kondisi peserta sebelum mengikuti tahapan seleksi, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur.
Menurutnya, hasil tes kesehatan menjadi salah satu penentu utama kelayakan peserta untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
“Peserta yang dinyatakan lulus berarti mampu mengikuti pelatihan fisik di lapangan,” jelasnya.
Dalam seleksi ini, peserta menjalani pemeriksaan menyeluruh, meliputi pengukuran tinggi badan dengan standar minimal 160 cm untuk putra dan 155 cm untuk putri, pemeriksaan berat badan, tanda vital, kesehatan mata, tes kejiwaan, hingga tes urine.
Rano menambahkan, indikator penilaian utama adalah kondisi kesehatan peserta secara menyeluruh, baik jasmani maupun rohani.
Peserta yang memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi, gangguan jantung, atau gangguan pernapasan akan menjadi pertimbangan serius dalam penilaian.
Seluruh tahapan pemeriksaan dilakukan oleh tim medis dari Puskesmas Rantepao sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Ia menegaskan, standar kesehatan diterapkan secara ketat.
Peserta yang ditemukan memiliki masalah kesehatan saat pemeriksaan akan langsung dinyatakan gugur.
“Semua ini untuk memastikan peserta yang terpilih benar-benar siap secara fisik dan mental dalam menjalankan tugas sebagai Paskibra,” tutupnya.(*)