Tentara Jaga Pasar Murah Elpiji 3 Kg di Toraja Utara
Pengawas Muda Penyaluran LPG 3 Kg, Harwan Bukkang, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan operasi pasar ketiga dan akan
Penulis: Anastasya Saidong Ridwan | Editor: Imam Wahyudi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/pasar-murah3333.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Pemerintah Daerah Toraja Utara menggelar pasar murah LPG 3 kilogram untuk membantu masyarakat mendapatkan gas bersubsidi dengan harga terjangkau, Jumat (23/1/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Tongkonan Rante Limbong, Jalan Poros Rantepao-Sa’dan, Kelurahan Tagari, Kecamatan Tallunglipu, Toraja Utara, Sulawesi Selatan.
Dalam pasar murah ini, masyarakat Toraja Utara diberi kesempatan membeli LPG 3 kg seharga Rp20.000 per tabung, dengan syarat membawa KTP serta menukar tabung kosong, maksimal dua tabung per orang.
Penyaluran dilakukan melalui agen dan pangkalan resmi.
Pengawas Muda Penyaluran LPG 3 Kg, Harwan Bukkang, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan operasi pasar ketiga dan akan kembali dilaksanakan dalam kurun waktu enam hari ke depan.
Ia mengatakan dalam penyaluran terdapat 560 tabung gas Elpiji 3 kilogram disalurkan melalui Agen PSO LPG 3 KG PT. Pertamina, PT. Sinar Ratte, bersubsidi.
Ia juga menanggapi adanya keluhan masyarakat terkait pangkalan yang menjual LPG di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Pangkalan yang menjual di atas HET kami tegur, bahkan ada yang diberikan sanksi hingga skorsing dari agen,” tegas Harwan.
Harwan menjelaskan, HET LPG 3 kg yang berlaku saat ini untuk pangkalan adalah Rp20.500.
Sementara itu, HET tahun 2026 telah ditetapkan berdasarkan zona, yakni Rp21.500 untuk Zona 2, Rp24.000 untuk Zona 3, dan Rp26.000 untuk Zona 4.
Ia berharap kegiatan pasar murah ini dapat membantu masyarakat dalam menekan tingginya harga LPG eceran di lapangan.
Salah satu warga, Pahadis (63), mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah LPG tersebut.
Ia mengatakan selama ini terpaksa membeli gas eceran dengan harga Rp35.000 hingga Rp40.000 per tabung.
“Biasanya saya beli eceran sampai Rp40 ribu. Ini saya datang bawa dua tabung, katanya cukup bawa KTP bisa beli Rp20 ribu,” ujarnya.
Menurutnya, kelangkaan LPG sering membuat warga kesulitan untuk memasak, sehingga meski mahal, gas tetap harus dibeli.
“Gas susah, mau masak juga tidak ada. Jadi walaupun mahal, kita tetap cari sampai dapat,” tambahnya.
Ia pun mengaku sangat bersyukur dengan adanya pasar murah LPG tersebut.
Pantauan Tribun Toraja di lokasi menunjukkan puluhan warga berbondong-bondong memadati halaman tongkonan, dengan menenteng tabung LPG kosong dari rumah masing-masing.
Antrean tidak hanya diisi warga sekitar Tallunglipu, tetapi juga datang dari wilayah Sa’dan.
Sempat terjadi desak-desakan dan dorong-mendorong saat antrean membludak dan kondisi sempat tidak terkendali.
Namun, aparat TNI yang berjaga langsung mengatur jalannya antrean agar tetap tertib dan aman dari risiko kebocoran gas.
Meski matahari terik, antusiasme warga tidak surut hingga akhirnya kondisi kembali terkendali dan penyaluran LPG berjalan lancar.(*)
| 500 Tabung LPG 3 Kg Ludes Diserbu Warga Tana Toraja |
|
|---|
| Warga Tana Toraja Siap-siap, Besok 500 Tabung Gas 3 Kg Dijual Murah, Catat Lokasinya |
|
|---|
| Harga Eceran Mahal, Pasar Murah Elpiji Rp21 Ribu Jadi Rebutan Warga Makale |
|
|---|
| Bupati Tana Toraja: SPPBE Minaga Jaya Abadi Produksi 17 Metrik Ton Elpiji Per Hari |
|
|---|
| Atasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg, SPPBE PT Minaga Jaya Abadi Beroperasi di Tana Toraja |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.