Sejarah Hari Dharma Samudra, Diperingati Setiap 15 Januari
Dalam konteks inilah, armada laut Indonesia menjalankan misi penyusupan ke wilayah Irian Barat untuk mendaratkan pasukan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Sejarah-Hari-Dharma-Samudra4.jpg)
Dalam peristiwa itu, Komodor Yos Sudarso gugur bersama sejumlah prajurit TNI AL.
Sebelum gugur, Yos Sudarso mengeluarkan pesan yang kemudian dikenang sepanjang sejarah TNI AL, “Kobarkan semangat pertempuran.”
Pengorbanan Komodor Yos Sudarso dan para prajurit TNI AL menjadi tonggak moral perjuangan bangsa.
Meski secara taktis pertempuran tersebut menimbulkan korban, secara strategis peristiwa ini membangkitkan semangat nasional dan memperkuat tekad Indonesia untuk merebut Irian Barat.
Sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengorbanan tersebut, 15 Januari ditetapkan sebagai Hari Dharma Samudra, yang bermakna pengabdian suci di samudra bagi kepentingan bangsa dan negara.
Hari Dharma Samudra menjadi momentum refleksi bagi TNI AL untuk meneguhkan jati diri sebagai penjaga kedaulatan laut Indonesia, sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan dan keutuhan wilayah Indonesia diraih melalui pengorbanan besar.
Setiap tahun, Hari Dharma Samudra diperingati dengan berbagai kegiatan, seperti upacara militer dan tabur bunga di laut, ziarah ke Taman Makam Pahlawan dan kKegiatan sosial dan kemaritiman.
Peringatan ini tidak hanya menjadi milik TNI AL, tetapi juga milik seluruh rakyat Indonesia sebagai bagian dari sejarah perjuangan bangsa di medan laut.(*)
| Dibuka Rekrutmen Bintara PK TNI AL 2025: Cek Link, Syarat, dan Cara Daftar |
|
|---|
| Eks Marinir Satria Arta Kumbara Jadi Tentara Bayaran Rusia karena Terlilit Utang Judol |
|
|---|
| Mantan TNI AL Jadi Tentara Bayaran Rusia Ingin Pulang ke Indonesia, DPR: Sudah Bukan WNI |
|
|---|
| Inilah Tampang Kelasi Jumran, Oknum TNI AL Terduga Pembunuhan Jurnalis Juwita |
|
|---|
| Keluarga Dilarang Melihat Gelar Perkara Kasus Kematian Jurnalis Juwita, Ada Apa? |
|
|---|