Danantara Suntik Garuda Rp30,5 Triliun
Manajemen menyebut suntikan modal ini menjadi langkah penting untuk memperbaiki likuiditas dan memperkuat struktur keuangan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/garu233.jpg)
Selain itu, biaya perawatan pesawat yang meningkat dan pemulihan trafik penerbangan yang lebih lambat dari proyeksi awal turut menekan kinerja perusahaan.
Garuda Indonesia akan meminta persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 12 November 2025 di Tangerang.
Pemegang saham yang berhak hadir atau diwakili adalah mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 20 Oktober 2025 pukul 16.00 WIB.
“RUPS untuk menyepakati hal-hal tersebut harus dihadiri oleh Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dan pemegang saham lainnya sesuai ketentuan Anggaran Dasar Perseroan,” tulis manajemen.
Manajemen berharap tambahan modal dari Danantara dapat memperkuat struktur permodalan, meningkatkan likuiditas, serta menjaga keberlanjutan operasional Garuda Indonesia beserta entitas anaknya.(tribun network/dhi/dod)
| Menkeu Purbaya Siap ke China Bahas Utang Whoosh Asal Biaya Perjalanan Ditanggung Danantara |
|
|---|
| Luhut Bantah Isu Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN: Tak Ada yang Minta! |
|
|---|
| Menkeu Purbaya: Danantara Bisa Bayar Utang Kereta Cepat Whoosh |
|
|---|
| Dirut Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo Mengundurkan Diri: Tak Didukung, Birokrasi Bertele-tele |
|
|---|
| Presiden Prabowo Ajak Founder Microsoft, Bill Gates Investasi di Danantara |
|
|---|