Kamis, 16 April 2026

Kasus Kematian Nelson, Mahasiswa Toraja Geruduk Polda Sulsel

Alam Nelson yang ditemukan tewas tergantung di Lamunan, Makale, Tana Toraja, pada 12 Maret 2025 lalu.

Tayang:
Penulis: Anastasya Saidong Ridwan | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Kasus Kematian Nelson, Mahasiswa Toraja Geruduk Polda Sulsel
ist
DEMO DI POLDA - Gasmator saat unjuk rasa menuntut keadilan kasus kematian Nelson di Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Kamis (11/9/2025). Mahasiswa Toraja meminta Polda mengusut kematian Nelson yang dinilai janggal. 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Gerakan Solidaritas Mahasiswa Toraja (Gasmator) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda (Mapolda)  Sulawesi Selatan, Jalan Perintis Kemerdekaan Km.16, Kota Makassar, Kamis (11/9/2025).

Dalam aksinya, mereka mendesak Polda Sulsel menuntaskan kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Alam Nelson yang ditemukan tewas tergantung di Lamunan, Makale, Tana Toraja, pada 12 Maret 2025 lalu.

Baca juga: Mahasiswa Toraja Gelar Unjuk Rasa Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Nelson

Massa aksi membentangkan spanduk bertuliskan “Copot Kapolres Tana Toraja yang Diduga Tebang Pilih dalam Menangani Kasus Kematian Saudara Nelson.”

Adapun tuntutan yang disuarakan yakni:

Aksi sempat memanas saat aparat mencoba membawa lari ban milik massa aksi, serta ketika demonstran berusaha menghentikan truk kontainer untuk dijadikan panggung orasi. 

Namun, situasi kembali kondusif setelah kepolisian memberikan ruang bagi massa menggunakan mobil sebagai panggung.

Jenderal lapangan aksi, Teguh Mulia Bakti, mahasiswa Unibos Makassar, menyebut kasus ini mencerminkan gagalnya Polres Tana Toraja dalam menangani perkara pidana.

“Pembunuhan bukan kasus biasa. Jika Polres Tana Toraja tidak peduli dan Polda Sulsel tidak bertindak tegas, maka kasus serupa bisa terus berulang di Tana Toraja,” tegasnya.

Ketua Umum Gasmator, Sardis, juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga menemukan titik terang.

“Kalau penegakan hukum lemah di Tana Toraja, kami siap datang dengan massa yang lebih besar,” ujarnya.

Usai berorasi, massa diterima audiensi.

Baca juga: Wanita Toraja Tewas Tergantung di Makassar, IPPEMSI Minta Diusut Tuntas dan Transparan

Dalam kesempatan itu, salah satu personel perwakilan Polda menegaskan Polda Sulsel akan menindaklanjuti perkembangan kasus Nelson dan meminta data-data kasus yang belum tuntas di Polres Tana Toraja.

Sebelumnya, Gasmator juga menggelar aksi di DPRD dan Polres Tana Toraja pada 28 Agustus 2025 lalu.

Diketahui, Nelson ditemukan tewas tergantung pada 12 Maret 2025.

Hasil autopsi polisi menyatakan ia meninggal akibat asfiksia. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved