Tekno
Ini Bedanya Garansi Resmi dan Distributor saat Beli HP Baru
Ketahui perbedaan garansi resmi dan distributor saat membeli HP baru. Mulai dari harga, klaim garansi, masa berlaku, hingga dukungan software resmi.
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Handphone-hp-android-iphone-ios-108202.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM – Saat membeli smartphone baru, salah satu hal penting yang harus diperhatikan adalah jenis garansi.
Di Indonesia, umumnya terdapat dua pilihan, yakni garansi resmi dan garansi distributor.
Mengetahui perbedaan keduanya dapat membantu konsumen menentukan pilihan sesuai kebutuhan dan anggaran.
Garansi Resmi
Garansi resmi diberikan langsung oleh produsen atau perwakilan resmi mereka di Indonesia.
Produk dengan garansi resmi masuk melalui jalur distribusi legal yang bekerja sama dengan vendor.
Contoh distributor resmi antara lain TAM (Teletama Artha Mandiri), SEIN (Samsung Electronics Indonesia), dan Erajaya.
Baca juga: Begini Cara Blokir SMS Pinjol Ilegal di HP Android dan iPhone
Garansi Distributor
Garansi distributor diberikan oleh pihak yang mengimpor produk tanpa kerja sama resmi dengan produsen.
Meski bukan barang palsu, produk ini masuk melalui jalur tidak resmi dan jaminan perbaikannya hanya berlaku di toko atau service center milik distributor tersebut.
Baca juga: Nubia Air Resmi Meluncur, HP Tipis 6,7 mm dengan Sertifikasi Tahan Air IP69K
| Cara Bikin Spotify Wrapped 2025, Resmi Rilis di Indonesia |
|
|---|
| Samsung Galaxy Z TriFold Resmi Meluncur: HP Lipat Tiga dengan Layar 10 Inci dan Fitur Kelas Flagship |
|
|---|
| Syarat Lengkap dan Cara Daftar Jadi Pro Player di Tim ONIC Esports |
|
|---|
| iPhone Air Tak Laku, Merek Lain Tunda Rencana Bikin HP Tipis |
|
|---|
| Elon Musk Gratiskan Starlink untuk Korban Banjir Sumatera hingga Desember |
|
|---|