Jumat, 22 Mei 2026

Kapolres Tana Toraja: Tak Ada Keterlibatan Oknum TNI di Judi Sabung Ayam Mengkendek

aparat gabungan langsung menuju lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat dan memberikan imbauan kamtibmas.

Tayang:
zoom-inlihat foto Kapolres Tana Toraja: Tak Ada Keterlibatan Oknum TNI di Judi Sabung Ayam Mengkendek
Tribun Toraja/Anastasya Saidong Ridwan
Kapolres Tana Toraja, AKBP Budi Hermawan 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Kapolres Tana Toraja, AKBP Budi Hermawan, memastikan tidak ada keterlibatan oknum TNI dalam praktik judi sabung ayam di Kecamatan Mengkendek beberapa waktu lalu.

Penegasan tersebut disampaikan Budi sebagai klarifikasi atas pemberitaan sebelumnya terkait dugaan adanya “oknum baju ijo” dalam aktivitas sabung ayam yang berlangsung di wilayah tersebut.

“Tidak ada keterlibatan oknum TNI dalam kegiatan ini,” tegas Kapolres, Minggu (1/03/2026).

Ia menjelaskan, dugaan praktik judi sabung ayam tersebut berlangsung di Lingkungan Mapongka, Kelurahan Rantekalua, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, Sulsel. 

Menurutnya, aparat gabungan langsung menuju lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat dan memberikan imbauan kamtibmas.

Sabung Ayam Terang-terangan

Sebelumnya diberitakan, praktik judi sabung ayam berlangsung terang-terangan selama dua hari berturut-turut di Lapangan Pramuka, jalan poros menuju Bandara Toraja, Kelurahan Rante Kalua, Kecamatan Mengkendek, Selasa-Rabu (24-25/2/2026).

Lokasi perjudian tersebut berada tidak jauh dari Gereja Katolik Paroki Santo Paulus Ge’tengan serta dua sekolah, yakni SMP Negeri 1 Mengkendek dan SMA Negeri 3 Mengkendek.

Kedekatan arena sabung ayam dengan rumah ibadah dan fasilitas pendidikan itu memicu sorotan warga.

Pantauan di lapangan, ratusan orang memadati lokasi.

Sejumlah pemain terlihat melakukan transaksi secara terbuka, sementara warga lainnya membawa ayam jantan yang diduga akan diadu.

Aktivitas tersebut disebut berlangsung selama dua hari tanpa adanya pembubaran langsung di lokasi.

Kapolres Tana Toraja, Budi Hermawan, saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima informasi terkait aktivitas tersebut.

Ia menyatakan personel telah dikerahkan untuk melakukan imbauan kamtibmas.

“Polres Tana Toraja sudah menerima informasi tersebut dan telah mengerahkan personel ke lokasi untuk melakukan imbauan kamtibmas. Kami mengedepankan tindakan preventif agar tidak terjadi kerumunan massal. Terkait adanya keterlibatan oknum tertentu, kami masih melakukan pendalaman dan koordinasi lintas instansi,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved