Jejak Sejarah Pemimpin Tana Toraja, Dari Lakitta hingga Zadrak Tombeg
Beberapa nama tercatat memimpin dalam waktu cukup panjang, salah satunya A. J. K. Andi Lolo yang menjabat dalam beberapa
Penulis: Anastasya Saidong Ridwan | Editor: Imam Wahyudi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/06082025_Zadrak_Tombeg.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, memiliki perjalanan sejarah pemerintahan yang panjang dan dinamis sejak resmi berdiri sebagai daerah tingkat II pada 1 Maret 1957.
Dalam rentang hampir tujuh dekade, roda pemerintahan di wilayah yang dikenal sebagai salah satu pusat kebudayaan Nusantara ini telah dipimpin oleh puluhan kepala daerah dengan latar belakang dan tantangan zaman yang berbeda.
Bupati pertama Tana Toraja adalah Lakitta, yang memimpin sejak 1 Maret 1957 hingga 23 Juli 1958.
Pada masa awal pembentukan daerah, sistem pemerintahan masih mengalami penyesuaian, termasuk penerapan Dewan Pemerintah Daerah (DPD) dan jabatan wakil kepala daerah yang merangkap fungsi pemerintahan.
Seiring waktu, kepemimpinan Tana Toraja terus berganti, melewati era pemerintahan swatantra, Orde Lama, Orde Baru, hingga masa reformasi dan otonomi daerah.
Beberapa nama tercatat memimpin dalam waktu cukup panjang, salah satunya A. J. K. Andi Lolo yang menjabat dalam beberapa periode, baik sebagai bupati definitif maupun penjabat kepala daerah pada era 1970–1980-an.
Memasuki era modern dan reformasi, sistem pemerintahan daerah semakin menguat dengan pemilihan kepala daerah dan pembagian kewenangan yang lebih luas.
Tokoh-tokoh seperti J. A. Situru, Theofilus Allorerung, hingga Nicodemus Biringkanae mewarnai arah pembangunan Tana Toraja dalam berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga penguatan identitas budaya dan pariwisata.
Saat ini, tongkat estafet kepemimpinan berada di tangan dr. Zadrak Tombeg, Sp.A, yang dilantik sebagai Bupati Tana Toraja pada 20 Februari 2025.
Ia menjadi bagian dari rangkaian panjang sejarah kepala daerah yang memikul tanggung jawab besar menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus melestarikan nilai-nilai kearifan lokal Toraja.
Berikut daftar lengkap Bupati dan Kepala Daerah Tana Toraja sepanjang masa:
- Lakitta (1 Maret 1957 – 23 Juli 1958)
2. S. J. Sarunggu – DPD merangkap Wakil Kepala Daerah (23 Juli 1958 – 21 Oktober 1958)
3. D. S. Rantesalu – Wakil Ketua DPD/Kepala Daerah (21 Oktober 1958 – 15 Mei 1959)
4. B. A. Simatupang – Kepala Daerah Swatantra Tk II (15 Mei 1959 – 12 Juli 1960)
5. H. L. Lethe – Bupati KDH Tk II (12 Juli 1960 – 24 Maret 1963)
| Mahasiswa Tampilkan Drama Natal di Rujab Bupati Tana Toraja |
|
|---|
| Pemkab Tana Toraja Gelar Upacara HUT ke-54 Korpri dan HKN ke-61 |
|
|---|
| Bupati Tana Toraja dan Toraja Utara Hadiri Rakor Bersama KPK di Makassar |
|
|---|
| Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Tana Toraja: Momen Bersejarah Bangsa |
|
|---|
| Peringatan HUT Tana Toraja, Bupati Zadrak Ajak Masyarakat Doakan Korban Demonstrasi |
|
|---|