Warga Toraja Utara Ikuti Perayaan Natal Nasional Virtual di GBK Jakarta dari Gereja Bunga’ Lalan
Perayaan Natal Nasional ini dihadiri Bupati Toraja Utara Frederik Viktor Palimbong bersama Wakil Bupati Andrew
Penulis: Anastasya Saidong Ridwan | Editor: Imam Wahyudi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/natal-nasional-78a.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, mengikuti Perayaan Natal Nasional yang digelar secara virtual dan disiarkan langsung dari Tennis Indoor Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Senin (05/01/2025) sore.
Untuk wilayah Toraja Utara, kegiatan tersebut dipusatkan di Gedung Gereja Bunga’ Lalan, Kota Rantepao, dan diikuti secara khidmat oleh unsur pemerintah daerah dan masyarakat.
Perayaan Natal Nasional ini dihadiri Bupati Toraja Utara Frederik Viktor Palimbong bersama Wakil Bupati Andrew Branch Silambi, jajaran forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.
Perayaan Natal ini juga melibatkan anak-anak disabilitas, anak Sekolah Minggu, serta guru Sekolah Minggu, sebagai wujud kebersamaan dan inklusivitas dalam perayaan Natal.
Dalam keterangannya, Frederik menyampaikan bahwa pesan utama Natal Nasional yang disampaikan Presiden Republik Indonesia menekankan pentingnya kekompakan, persaudaraan, dan sikap saling memaafkan dalam membangun bangsa.
“Hal terpenting dari pesan Natal yang disampaikan Presiden adalah kekompakan dalam persaudaraan dan saling memaafkan, agar kita dapat bersama-sama membangun Indonesia,” ujar Dedy, sapaan Frederik Viktor Palimbong.
Sementara itu, Ketua Koordinator Natal Nasional, Yaya Undu Padang, menyampaikan bahwa perayaan Natal Nasional tahun ini tidak hanya berfokus pada ibadah, tetapi juga diisi dengan kegiatan sosial.
Ia berharap perayaan Natal ini dapat membawa dampak nyata, tidak hanya bagi gereja, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, sehingga Natal benar-benar menghadirkan damai sejahtera.
Selain bantuan tersebut, panitia Natal Nasional juga menyiapkan 300 paket sembako bagi peserta di Toraja Utara, yang masing-masing berisi 1 kilogram gula pasir dan 1 liter minyak goreng.
Selama acara berlangsung, lampu di Gedung Gereja Bunga’ Lalan sempat padam sebanyak dua kali, namun perayaan Natal tetap berlangsung tertib.(*)