Israel Batalkan Libur Tentara di Semua Unit Tempur, Siaga Maksimal Hadapi Serangan Iran
Laporan juga mengindikasikan kalau pihak berwenang Israel menyediakan telepon satelit kepada rumah sakit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/Tentara-Israel-IDF-mengevakuasi-rekan-mereka-yang-ter3r.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Surat kabar Israel, Maariv, melaporkan militer Israel siaga maksimal untuk mengantisipasi serangan Iran pasca pembunuhan kepala Biro Politik Gerakan Perlawanan Hamas, Ismail Haniyeh, di Teheran.
Dikutip Sabtu (3/8/2024), surat kabar itu mengatakan tentara Israel bahkan “menghentikan liburan di semua unit tempur IDF di angkatan darat, laut dan udara serta formasi pelatihan dan juga memutuskan untuk memperluas cakupan pengurangan pekerjaan pabrik di Israel utara hingga 40 kilometer dari perbatasan.”
Surat kabar itu menambahkan, pihak berwenang Israel menyediakan peralatan bahan bakar dan pembangkit listrik kepada rumah sakit-rumah sakit besar dan mengevakuasi garasi parkir mereka untuk digunakan sebagai rumah sakit berbenteng dalam mengantisipasi respons multi-front.
Laporan juga mengindikasikan kalau pihak berwenang Israel menyediakan telepon satelit kepada rumah sakit di berbagai wilayah dan bersiap menghadapi pemadaman komunikasi di sana.
Sebagai bagian dari peningkatan kewaspadaan, tentara Israel mengumumkan pada Jumat, bahwa Angkatan Laut berhasil melakukan uji coba untuk mencegat rudal presisi menggunakan kapal rudal Sa’ar 6.
Tentara Israel mengkonfirmasi kalau saat ini mereka sedang menghadapi serangkaian ancaman udara dari berbagai lini, dekat dan jauh.
IDF juga mengklaim kalau sistem pertahanan “Larad” yang digunakan dalam operasi intersepsi akan memberikan dukungan kepada angkatan laut dan mempertahankan keunggulannya.
AS Kirim Skuadron Tempur Bantu Israel
The New York Times mengutip seorang pejabat Pentagon, melaporkan Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin telah memberikan perintah kepada pasukan Amerika untuk bergerak membela Israel jika diserang.
Tentara AS juga diperintahkan untuk mempersiapkan kemungkinan bahwa kelompok yang didukung Iran akan menargetkan pasukan Amerika di wilayah tersebut, sebagai bagian dari pembalasan yang diperkirakan muncul dalam waktu dekat.
Associated Press juga mengutip seorang pejabat Amerika yang mengatakan bahwa dua kapal perusak Angkatan Laut AS akan menuju ke Mediterania melalui Laut Merah.
Laporan juga menambahkan kalau salah satu kapal perusak tersebut mungkin tetap berada di Mediterania jika diperlukan.
Pentagon mengatakan, AS akan mentransfer satu skuadron pesawat tempur ke wilayah tersebut dan mempertahankan kapal induk di wilayah Timur Tengah.
"Hal itu guna memperkuat kehadiran militer AS untuk membantu mempertahankan Israel dari kemungkinan serangan Iran dan proksinya dan melindungi pasukan Amerika,” tulis laporan tersebut.
Austin juga memerintahkan pengiriman kapal penjelajah dan kapal perusak tambahan yang mampu melakukan pertahanan rudal balistik ke wilayah Eropa dan Timur Tengah.
| AS-Israel Serang Iran, Kodim Tana Toraja Siagakan Pasukan dan Senjata |
|
|---|
| Dewan Keamanan PBB Setujui Rencana Damai di Gaza, Hamas Menolak Keras |
|
|---|
| Indonesia Siapkan 20 Ribu Tentara Jadi Pasukan Perdamaian di Gaza, Jadi Sorotan Media Israel |
|
|---|
| Ditanya soal Beda Sikap FIFA ke Israel dan Rusia, Gianni Infantino Malah Bersyukur |
|
|---|
| TNI Siapkan Pasukan Khusus untuk Misi Kemanusiaan di Gaza |
|
|---|