Minggu, 19 April 2026

Berita Viral

Orang Tua Murid Cukur Paksa Guru, Tak Terima Anaknya Dirazia Rambut

Hal ini terjadi diduga karena anaknya terkena razia rambut panjang, sehingga dipotong paksa oleh sang guru sebagai hukuman.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Orang Tua Murid Cukur Paksa Guru, Tak Terima Anaknya Dirazia Rambut
IST/Kompas
Kondisi rambut Pak Guru Ulan Hadji yang digunting paksa (dilingkari) oleh orang tua siswanya karena telah menggunting rambut siswanya yang dinilai panjang. Guru SDN 13 Paguyaman ini juga bahkan dimintai pernyataan bersalah. 

TRIBUNTORAJA.COM, GORONTALO - Orang tua salah satu murid di SD Negeri 13 Paguyaman, Dusun Tenilo, Girisa, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Gorontalo menggunting paksa rambut salah seorang guru di sekolah anaknya.

Hal ini terjadi diduga karena anaknya terkena razia rambut panjang, sehingga dipotong paksa oleh sang guru sebagai hukuman.

Peristiwa ini terjadi Senin, (9/1/2023).

Ulan Hadji (27) harus pasrah setelah orang tua murid mencukur paksa rambutnya.

Awalnya, Ulan menggunting rambut salah satu murid karena dinilai panjang dan tidak terawat.

Tak terima, orang tua murid tersebut mendatangi Ulan Hadji dan mencukur paksa rambutnya.

Kasus pengguntingan rambut guru secara paksa ini mendapat perhatian masyarakat.

Insan Dai, salah seorang warga bahkan mengunggah wajah guru yang rambutnya sudah terpotong dan surat pernyataan yang dianggap keliru.

Unggahan Dai di Facebook viral dengan 856 komentar dan telah dibagikan sebanyak 762 kali.

Dalam unggahannya ia menuliskan kalimat sebagai berikut.

Sungguh miris sekali, di mana seorang guru (tenaga pendidik) di salah satu sekolah dasar di wilayah Paguyaman dilecehkan oleh oknum orangtua siswa.

Di mana guru tersebut saat melakukan pendisiplinan terhadap siswa dalam hal ini merapikan rambut yang sebelumnya sudah diingatkan berulang2 tentang regulasi sekolah.

Pada saat itu juga siswa tersebut melapor kepada orang tuanya, sontak saja orang tua siswa tersebut mendatangi sekolah dengan geramnya.

Oknum orangtua tersebut justru mengambil tindakan dengan menggunting rambut guru tersebut di dalam kelas, mirisnya pihak-pihak terkait hanya mendamaikan masalah ini.

Insan Dai bahkan mempertanyakan surat damai yang dibuat setelah kasus ini mencuat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved