Senin, 25 Mei 2026

Tekno

Kenapa Apple Tidak Pernah Rilis iPhone 9? Ini Penjelasannya

Apple tidak pernah merilis iPhone 9. Mengapa demikian? Berikut penjelasan lengkap soal strategi branding dan alasan di balik keputusan unik Apple ini.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Kenapa Apple Tidak Pernah Rilis iPhone 9? Ini Penjelasannya
9to5mac.com
IPHONE PERTAMA - Steve Jobs memegang iPhone generasi pertama saat memperkenalkannya di ajang MacWorld di San Francisco, Amerika Serikat, 9 Januari 2007 silam. Apple tidak pernah merilis iPhone 9. Mengapa demikian? Berikut penjelasan lengkap soal strategi branding dan alasan di balik keputusan unik Apple ini. 

TRIBUNTORAJA.COM – Dalam perjalanan panjang lini produk iPhone sejak pertama kali diluncurkan pada 2007, Apple tercatat telah merilis 19 seri utama (di luar seri SE).

Namun, ada satu hal unik dalam sejarah peluncuran iPhone: Apple tidak pernah merilis iPhone 9.

Setelah iPhone 7 series meluncur pada 2016, perusahaan teknologi asal Cupertino itu merilis iPhone 8 pada 2017.

Namun di tahun yang sama, Apple juga meluncurkan iPhone X — yang dibaca sebagai iPhone Ten atau iPhone 10.

Dengan demikian, Apple melewatkan satu angka dalam urutan produk mereka.

Sejak saat itu, publik bertanya-tanya: mengapa iPhone 9 tidak pernah ada?

 

 

Dugaan di Balik Tidak Adanya iPhone 9

Apple sendiri tidak pernah memberikan pernyataan resmi terkait keputusan tersebut.

Namun, beberapa analis dan penggemar menduga langkah Apple ini serupa dengan yang dilakukan Microsoft.

Sebagai perbandingan, Microsoft juga melompati penamaan “Windows 9” dan langsung merilis Windows 10 setelah Windows 8.

Kepala Divisi Windows, Joe Belfiore, bahkan pernah mengenakan kaos bergambar kode biner dengan pesan “Windows 10, because 7 8 9”.

Secara fonetik, angka 8 dibaca “eight” yang terdengar seperti “ate” (memakan), sehingga bermakna humoris bahwa “Windows 9 dimakan oleh Windows 7”.

Meski alasan itu bersifat lelucon, keputusan Microsoft untuk langsung ke Windows 10 dianggap sebagai strategi pemasaran — menegaskan adanya lompatan besar dari seri sebelumnya.

Hal serupa diyakini dilakukan Apple.

Dengan meluncurkan iPhone X, Apple ingin menegaskan perubahan besar pada desain dan teknologi dibandingkan iPhone 8.

iPhone X menjadi ponsel pertama Apple dengan layar penuh tanpa tombol home, serta memperkenalkan desain notch (poni) yang kemudian menjadi ciri khas iPhone modern.

 

Baca juga: Cara Blokir Telepon Spam di HP Android dan iPhone agar Terhindar dari Penipuan

 

Alasan Branding dan Psikologi Pasar

Selain itu, ada pertimbangan pemasaran lain.

Apple disebut tak ingin pembeli iPhone 8 merasa tertinggal jika di waktu yang sama ada produk bernama iPhone 10.

Untuk itu, Apple menggunakan simbol “X” agar kesan kesenjangan antar seri tidak terlalu mencolok.

Simbol “X” sendiri bukan hal baru bagi Apple.

Sebelumnya, perusahaan ini juga menggunakan huruf tersebut dalam beberapa produk besar, seperti Mac OS X, OS X El Capitan, dan Final Cut Pro X.

 

Baca juga: Desain dan Jadwal Rilis iPhone Lipat Bocor, Bakal Jadi Standar Baru di Pasar Premium

 

Huruf X digunakan untuk menandai produk yang dianggap “revolusioner” atau menandai perubahan besar dalam sejarah produk mereka.

Lebih dari itu, peluncuran iPhone X juga bertepatan dengan peringatan 10 tahun kehadiran iPhone di dunia.

Karena itu, iPhone X diposisikan sebagai edisi spesial yang merepresentasikan satu dekade inovasi Apple.

Dengan demikian, keputusan Apple untuk tidak merilis iPhone 9 bukan tanpa alasan.

Bagi perusahaan yang dikenal dengan citra eksklusif dan inovatif ini, penamaan produk juga menjadi bagian dari strategi branding untuk menunjukkan arah evolusi dan nilai simbolik di balik setiap produk baru.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved