Tekno
Sony Pangkas Kapasitas SSD demi Tahan Harga PS5 Tetap Stabil
Sony memangkas kapasitas SSD pada PS5 Slim Digital Edition terbaru dari 1 TB menjadi 825 GB untuk menekan biaya produksi dan menjaga harga...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/playstation-5-ps5-sony-792025.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM – Sony dikabarkan menempuh strategi baru untuk menjaga harga PlayStation 5 (PS5) tetap stabil di pasaran.
Perusahaan asal Jepang itu memilih memangkas kapasitas penyimpanan pada model PS5 Slim Digital Edition terbaru.
Mengutip laporan pembocor gadget billbil-kun di forum Dealabs, PS5 terbaru dengan kode CFI-2100 dijadwalkan meluncur di Eropa pada 13 September 2025.
Konsol ini diperkirakan dibanderol seharga 499 euro atau sekitar Rp 8,8 juta, sama dengan harga PS5 Digital Edition saat ini.
Perbedaan mencolok ada pada kapasitas SSD. Jika PS5 Slim sebelumnya dibekali penyimpanan 1 TB, maka versi terbaru hanya kembali menyediakan 825 GB, setara dengan model pertama yang dirilis pada 2020.
Langkah ini diyakini sebagai strategi Sony menekan biaya produksi agar harga PS5 tidak naik.
Baca juga: Pre-Order PS5 Spider Man 2 Limited Edition Dimulai 28 Juli Mendatang, Kapan di Indonesia?
Namun, bagi konsumen, pemangkasan penyimpanan ini tetap terasa sebagai “kenaikan harga terselubung”, sebab mereka membayar dengan harga sama tetapi memperoleh kapasitas lebih kecil.
Dampaknya paling terasa pada PS5 Digital Edition.
Tanpa dukungan pembaca cakram, seluruh game wajib diinstal ke SSD internal.
Baca juga: PlayStation Umumkan Game Terbaru Ghost of Yotei, Rilis 2025 Mendatang
Dengan ruang lebih kecil, jumlah game yang bisa dipasang otomatis lebih terbatas.
Berbeda dengan versi digital, PS5 Standard Edition disebut tetap mempertahankan penyimpanan 1 TB.
Model ini rencananya akan meluncur pada waktu berbeda dari edisi digital.
Baca juga: Satpol PP Palopo Amankan 4 Pelajar Bolos Sekolah di Rental PlayStation
Kondisi ini muncul di tengah pasar konsol yang tertekan.
Baik Sony maupun Microsoft dalam beberapa bulan terakhir telah menaikkan harga konsol di sejumlah negara.
Sejumlah penerbit game, seperti Capcom, juga menilai harga konsol yang tinggi berpotensi memengaruhi penjualan game global, dikutip dari Tribun Toraja dari Gamingbolt, Senin (8/9/2025).
(*)
| Cara Bikin Spotify Wrapped 2025, Resmi Rilis di Indonesia |
|
|---|
| Samsung Galaxy Z TriFold Resmi Meluncur: HP Lipat Tiga dengan Layar 10 Inci dan Fitur Kelas Flagship |
|
|---|
| Syarat Lengkap dan Cara Daftar Jadi Pro Player di Tim ONIC Esports |
|
|---|
| iPhone Air Tak Laku, Merek Lain Tunda Rencana Bikin HP Tipis |
|
|---|
| Elon Musk Gratiskan Starlink untuk Korban Banjir Sumatera hingga Desember |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.