Timnas Indonesia Masih Cari Pelatih Baru, PSSI Minta Publik Bersabar
PSSI masih mencari pelatih baru untuk timnas Indonesia setelah pemecatan Patrick Kluivert. Exco PSSI Vivi Cahyani Sungkono meminta publik...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/06092025_TImnas_Indonesia_Foto_Bersama.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM – Pencarian sosok pelatih baru tim nasional Indonesia masih berlangsung.
Hal itu diungkapkan oleh Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivi Cahyani Sungkono, yang meminta publik untuk bersabar menunggu hasil keputusan resmi federasi.
Timnas Indonesia saat ini tidak memiliki pelatih kepala setelah PSSI memutus kerja sama dengan Patrick Kluivert.
Keputusan tersebut disebut-sebut berkaitan dengan gagalnya skuad Garuda melaju ke Piala Dunia 2026, usai menempati posisi juru kunci Grup B pada putaran keempat kualifikasi zona Asia.
Beberapa nama mulai muncul sebagai kandidat pengganti Kluivert, di antaranya mantan pelatih Uzbekistan Timur Kapadze, eks pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong, dan mantan pelatih Irak Jesus Casas.
Namun, Vivi menegaskan bahwa proses pencarian dilakukan dengan penuh pertimbangan, karena PSSI ingin menunjuk pelatih yang mampu membawa timnas Indonesia berkembang secara berkelanjutan.
Baca juga: PSSI Umumkan 21 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2025 di Qatar
“PSSI sedang bekerja keras mencari sosok pelatih senior yang akan memimpin timnas dalam jangka waktu panjang sesuai dengan visi dan peta jalan baru sepak bola Indonesia,” ujarnya dikutip dari ANTARA, Minggu (2/11/2025).
Vivi juga meminta masyarakat untuk tidak tergesa-gesa menilai kinerja federasi.
“Kami meminta semua pihak untuk bersabar, karena proses pemilihan pelatih senior putra ini dilakukan dengan sangat matang,” jelasnya.
Baca juga: Andre Rosiade Desak PSSI Tunjuk Kembali Shin Tae-yong Latih Timnas Indonesia
“Kami ingin figur yang terbaik untuk posisi ini,” sambung Vivi.
Ia menegaskan bahwa prestasi tidak hanya bergantung pada biaya, tetapi juga membutuhkan strategi dan waktu yang tepat.
“Prestasi adalah investasi, bukan cuma soal biaya saja, tetapi juga membutuhkan waktu dan strategi yang pas,” tuturnya.
(*)
| John Herdman Masuk Kandidat Kuat Pelatih Timnas Indonesia, Minim Pengalaman di Asia Jadi Tantangan |
|
|---|
| Warga Toraja di Jakarta Bawakan Lagu Marendeng Marampa dalam Konser Pra Kompetisi Sing From Kobe |
|
|---|
| PSSI Berhentikan Indra Sjafri Usai Gagal di SEA Games, Sumardji Mundur Sebagai Manajer Timnas |
|
|---|
| Format Berubah, Timnas Indonesia U-22 Hanya Jalani Dua Laga di Fase Grup SEA Games 2025 |
|
|---|
| Thailand Bantai Timnas Putri Indonesia 8-0 pada Laga Perdana Grup A SEA Games 2025 |
|
|---|