Profil Ramang, Legenda PSM Makassar Dapat Tanda Kehormatan dari Presiden Prabowo
Ramang yang dijuluki “Si Macan Bola”, dikenal sebagai penyerang legendaris PSM Makassar dan Timnas Indonesia pada era 1950-an.
TRIBUNTORAJA.COM - Legenda sepak bola Indonesia asal Sulawesi Selatan, almarhum Andi Ramang, dianugerahi Tanda Kehormatan dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam upacara penganugerahan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (25/8/2025), sepekan setelah peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Ramang menjadi salah satu dari 141 tokoh yang menerima Tanda Kehormatan tahun ini.
Mereka terdiri dari menteri Kabinet Merah Putih, mantan menteri, purnawirawan TNI, pengusaha, tokoh pers, politikus, aktivis lingkungan, hingga pejuang di bidang olahraga.
Penganugerahan ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010, di mana Tanda Kehormatan diberikan kepada seseorang, institusi, atau organisasi atas jasa dan pengabdian luar biasa terhadap bangsa dan negara.
Ramang yang dijuluki “Si Macan Bola”, dikenal sebagai penyerang legendaris PSM Makassar dan Timnas Indonesia pada era 1950-an.
Gaya bermainnya yang eksplosif membuat namanya melegenda di kancah sepak bola nasional.
Dengan penghargaan ini, Ramang tidak hanya dikenang sebagai ikon sepak bola, tetapi juga sebagai tokoh bangsa yang jasanya diakui secara resmi oleh negara.
Profil Andi Ramang
Andi Ramang adalah salah satu legenda terbesar dalam sejarah sepak bola Indonesia, yang namanya abadi dalam julukan tim PSM Makassar, yaitu "Pasukan Ramang."
Lahir pada 24 April 1924 di Barru, Sulawesi Selatan, Ramang dikenal sebagai penyerang yang memiliki postur kecil namun sangat lincah.
Dijuluki "Si Kancil" dan "Kurcaci Monster", ia memiliki kemampuan unik, termasuk tendangan salto dan mencetak gol dari sudut sempit.
Ramang mengawali karirnya dengan bekerja serabutan di Makassar sebelum bergabung dengan Persatuan Sepak Bola Induk Sulawesi (Persis) dan kemudian direkrut oleh PSM Makassar.
Ia menghabiskan sebagian besar karirnya bersama PSM Makassar dalam dua periode (1947-1960 dan 1962-1968), mencetak 239 gol dari 302 pertandingan, dan membawa klub tersebut meraih gelar juara di era Perserikatan.
Puncak karir Ramang adalah saat membela Tim Nasional Indonesia.
| Saksikan Uang Rampasan Kejagung Rp6 Triliun, Prabowo: Cukup Bangun 100 Ribu Rumah di Sumatra |
|
|---|
| Presiden Prabowo Pastikan Bonus Atlet SEA Games 2025 Tetap Cair |
|
|---|
| Pelatih Malut United Tekankan Konsistensi Jelang Duel Kontra PSM Makassar di Parepare |
|
|---|
| Akhir Tahun, Ujian Sesungguhnya Tomas Trucha di PSM Makassar |
|
|---|
| Pendukung Anies Asal Sulsel Ingatkan Prabowo Soal “Kudeta Senyap” |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/ramang-dapat-tanda-kehormatan.jpg)