Selasa, 7 April 2026

Menteri Agama Bersyukur, Lebaran Iduladha NU-Muhammadiyah Bersamaan

Apalagi, saat ini cuaca agak mendung sehingga potensi atau kemungkinan untuk pengamatan cukup kecil.

Tayang:
Editor: Imam Wahyudi
zoom-inlihat foto Menteri Agama Bersyukur, Lebaran Iduladha NU-Muhammadiyah Bersamaan
ist
Hari Raya Idul Adha 

TRIBUNTORAJA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar bersama Kementerian Agama Sulawesi Selatan (Kemenag Sulsel) melakukan pemantauan hilal untuk penentuan 1 Zulhijah di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Makassar, Selasa (27/5/2025).

Pantauan sejak pukul 06.00 Wita hingga matahari terbenam pukul 17.55 Wita, langit Kota Makassar tertutup awan tebal.

Kakanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid, mengatakan hasil pemantauan dan hasil Sidang Isbat hari ini tidak memenuhi syarat.

“Hilal tidak terlihat karena berawan. Memang tidak bisa terlihat di Sulsel,” katanya.

Ali menyatakan dari hasil pemantauan yang ada hanya tinggi bulan yang memenuhi syarat.

Dua diantaranya tidak memenuhi persyaratan.

Koordinator Bidang Observasi BMKG Wilayah IV Makassar, Jamroni menambahkan, dari hasil pemantauan posisi ketinggian bulan sudah positif atau berada di 1,171 derajat.

Namun, dari tiga kriteria ditetapkan Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), yang menjadi acuan utama dalam penetapan awal bulan di kawasan Asia Tenggara, dua kriteria belum terpenuhi.

“Yaitu elongasi cuma sekira 5,8, sedangkan kriteria diharapkan dari MABIMS itu 6,4. Kemudian juga tinggi marinya tidak terpenuhi atau kurang dari 3 derajat,” jelasnya.

Apalagi, saat ini cuaca agak mendung sehingga potensi atau kemungkinan untuk pengamatan cukup kecil.

“Mungkin nanti diharapkan di wilayah-wilayah yang semakin ke barat di Indonesia seperti Aceh dan lain sebagainya,” jelasnya.

Menteri Agama RI, Prof Nasaruddin Umar resmi mengumumkan hasil Sidang Isbat penetapan 1 Zulhijah 1446 Hijriah.

Pengumuman melalui konferensi pers, pukul 19.15 WIB di kanal YouTube resmi Kemenag RI, dan menjadi acuan penetapan Hari Raya Iduladha 2025.

“Pada detik-detik terakhir, bulan terlihat di Aceh. Jadi awal Zulhijah 1446 Hijriah, tanggal Rabu 28 Mei 2025. Sehingga 10 Zulhijah atau Idul Adha, bertepatan dengan hari Jumat, 6 Juni 2025,” katanya.

Sidang Isbat digelar di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved