Rabu, 8 April 2026

Gunung Ile Lewotolok di NTT Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik

Saat ini, Gunung Ile Lewotolok dengan ketinggian 1.923 meter di atas permukaan laut berada pada status Level II (Waspada).

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
zoom-inlihat foto Gunung Ile Lewotolok di NTT Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik
KOMPAS.com/HO-PGA ILE LEWOTOLOK
ILUSTRASI - Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, mengeluarkan asap tebal pada Rabu (15/5/2024) lalu. 

TRIBUNTORAJA.COM, LEMBATA – Gunung Ile Lewotolok yang terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan meletus pada Selasa (14/1/2025) pukul 09.22 WITA.

Petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA) mencatat erupsi ini berlangsung selama 32 detik, menghasilkan kolom abu setinggi 500 meter di atas puncak gunung.

"Durasi letusan sekitar 32 detik," ujar Syawaludin, petugas PGA Gunung Ile Lewotolok, sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

 

 

Berdasarkan data seismograf, amplitudo maksimum letusan tercatat mencapai 7,2 mm.

Abu vulkanik yang dikeluarkan tampak berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan terbawa angin ke arah timur.

Melihat kondisi tersebut, masyarakat di sekitar kawasan gunung diminta untuk mengenakan masker atau alat pelindung diri guna menghindari dampak abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan.

 

Baca juga: Gunung Semeru Erupsi, Waga Diminta Tidak Beraktivitas di Radius 8 Km dari Puncak

 

Saat ini, Gunung Ile Lewotolok dengan ketinggian 1.923 meter di atas permukaan laut berada pada status Level II (Waspada).

Dengan status ini, sejumlah rekomendasi telah dikeluarkan:

  • Larangan Aktivitas di Radius Tertentu:
    Warga dilarang melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari puncak gunung. Untuk wilayah di sektor selatan, tenggara, dan barat, larangan diperluas hingga 2,5 kilometer.
  • Waspada Guguran Lava:
    Masyarakat diminta waspada terhadap potensi guguran atau longsoran lava, terutama di sektor selatan, tenggara, dan barat puncak.
  • Ancaman Lahar di Musim Hujan:
    Penduduk yang tinggal di sekitar lembah atau aliran sungai berhulu di Gunung Ile Lewotolok diimbau untuk siaga terhadap ancaman lahar, terutama saat intensitas hujan meningkat.

Warga setempat diharapkan tetap mengikuti arahan petugas dan mematuhi rekomendasi demi keselamatan bersama.

(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved