Jumat, 10 April 2026

Kronologi IRT 50 Tahun di Pinrang Tewas Ditelan Ular Piton

Sebelumnya Farida memang disebutkan hilang misterius saat ijin ke kebunnya, Kamis (6/6/2024) pagi.

Tayang:
Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Kronologi IRT 50 Tahun di Pinrang Tewas Ditelan Ular Piton
Unsplash
Ular Piton 

TRIBUNTORAJA.COM - Seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Allacalimpo, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), tewas ditelan ular piton.

Petani kebun bernama Farida ini ditemukan sudah tidak bernyawa dalam perut ular piton berukutan 5-6 meter di Dusun Tiga Paraja, Desa Kalempang, Kecamatan Pitu Riawa, Sidrap, Jumat (7/6/2024).

Sebelumnya Farida memang disebutkan hilang misterius saat ijin ke kebunnya, Kamis (6/6/2024) pagi.

Namun hingga malam, wanita berusia 50 tahun itu tidak kunjung pulang.

Karena khawatir, suaminya, Noni (55), pun mencarinya dan menemukan menemukan ular piton dengan perut membesar.

Video saat perut ular piton dibelah tersebar di media sosial da menjadi viral.

Kasi Humas Polres Sidrap, AKP Suwardi, membenarkan kisah tragis tersebut.

AKP Suwardi menyebut, korban pamit memetik cabai ke kebun dan akan menjualnya.

Awalnya, Noni mengira istrinya pulang ke rumah saudaranya. Jadi, ia tidak curiga apapun.

Hingga pagi hari, belum ada kabar dari sang istri. Farida tidak kunjung pulang ke rumah.

Noni pun mulai khawatir dan langsung menghubungi saudaranya untuk menanyakan keberadaan sang istri.

Rupanya, berdasarkan keterangan saudaranya tersebut, Farida dipastikan juga tidak di rumah familynya tersebut.

"Pada akhirnya, sang suami berinisiatif cari korban di kebunnya," kata Suwardi.

Sesampai di kebun, Noni ternyata hanya menemukan barang bawaan korban.

Dari situlah, Noni langsung khawatir terjadi apa-apa terhadap sang istri.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved