Kamis, 4 Juni 2026

Pedagang Bumbu Masakan Khas Toraja di Pasar Bolu Mengeluh Sepi Pembeli

Pantollo pamarassan adalah makanan khas Toraja seperti rawon, namun dengan campuran ikan atau daging.

Tayang:
zoom-inlihat foto Pedagang Bumbu Masakan Khas Toraja di Pasar Bolu Mengeluh Sepi Pembeli
Lilis/Tribun Toraja
BUMBU DAPUR - Mama Intan,berjualan bumbu dapur khas Toraja, yakni kluwek atau biasa disebut pangi di Pasar Rakyat Bolu, Kecamatan Tallunglipu, Toraja Utara, Jumat (22/8/25). 

TRIBUNTORAJA.COM, BOLU - Penjualan bumbu dapur khas Toraja, yakni kluwek atau biasa disebut pangi di Pasar Rakyat Bolu, Kecamatan Tallunglipu, Toraja Utara, mengalami penurunan. 

Para pedagang mengeluhkan sepinya pembeli dalam beberapa pekan terakhir.

Pangi merupakan salah satu bumbu tradisional Toraja yang banyak digunakan dalam masakan khas, terutama makanan pantollo pamarassan. 

Pantollo pamarassan adalah makanan khas Toraja seperti rawon, namun dengan campuran ikan atau daging.

Masakan ini sering disajikan dalam acara tradisional Toraja. 

Salah satu pedagang, Mama Intan, mengaku penjualan pangi saat ini sangat sepi. 

Ia bahkan menyebut hasil penjualannya terkadang hanya cukup untuk ongkos sewa lapak dan ongkos pulang.

“Syukur-syukur Nak, kalau ada uang sewa dipake pulang, sepi sekali ini pembeli,” tuturnya di lapaknya, Jumat (22/8/2025).

Berdasarkan pantauan Tribun Toraja, harga pangi saat ini bervariasi.

Untuk bumbu pamarassan dijual mulai Rp60 ribu per liter, sedangkan kulit pangi dibanderol Rp90 ribu sampai Rp100 ribu per kilogram.

Jika dibandingkan harga sebelumnya, nilai jual pangi saat ini sudah mengalami penurunan. 

Sebelumnya, harga per itemnya bahkan bisa mencapai Rp120 ribu.

Mama Intan memprediksi harga pangi akan kembali melonjak pada bulan Desember 2025 hingga awal Januari 2026.

Ia mengatakan Kenaikan harga  dipicu oleh meningkatnya permintaan saat berlangsungnya acara adat Toraja.

Menurutnya, pangi tidak hanya dibeli untuk kebutuhan dapur, tetapi juga banyak dijadikan oleh-oleh khas Toraja bagi perantau.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved