Kwarran Pramuka Makale Terapkan Perkemahan Bebas Plastik, Makan Pakai Daun Pisang
Panitia pun berusaha memberi contoh dengan menggunakan daun untuk keperluan makan bersama.
Penulis: Anastasya Saidong Ridwan | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/15082025_Pramuka_Makale.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Kecamatan Makale menggelar perkemahan dalam rangka HUT ke-64 Gerakan Pramuka dengan cara yang berbeda.
Perkemahan ini digelar di Lapangan SDN 12 Makale Tarongko, Kecamatan Makale, Tana Toraja.
Ketua Panitia Perkemahan, Naomi Kala SPdK, saat ditemui Tribun Toraja, Kamis (14/8/2025) malam, menegaskan komitmen untuk menjaga kebersihan lingkungan selama pelaksanaan kegiatan.
Perkemahan ini diikuti 25 gugus depan, terdiri atas 18 gudep Siaga, 6 gudep Penggalang, dan 1 gudep SLB.
Total peserta mencapai sekitar 600 orang, dengan 8 orang sangga kerja dan 39 panitia, sehingga keseluruhan berjumlah 647 orang.
Kegiatan berlangsung sejak 13 hingga 16 Agustus 2025.
Dalam penyelenggaraannya, panitia menerapkan aturan ketat demi mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Seluruh peserta diwajibkan membawa tumbler dan alat makan sendiri.
Bagi yang tidak membawa dari rumah, diwajibkan menggunakan daun pisang sebagai wadah makanan.
Panitia pun berusaha memberi contoh dengan menggunakan daun untuk keperluan makan bersama.
“Kami sudah instruksikan sejak awal, semua peserta tanpa terkecuali tidak boleh menggunakan plastik. Setiap tenda wajib menyediakan karung untuk menampung sampah, lalu dipilah menjadi sampah basah dan kering,” jelas Naomi.
Untuk mendukung hal ini, panitia bekerja sama dengan pemerintah daerah mendatangkan mobil sampah dua kali sehari.
Setiap pagi dan siang, panitia melakukan sidak ke tenda-tenda peserta untuk memastikan sampah dikelola dengan baik dan lingkungan perkemahan tetap bersih.
Langkah ini sejalan dengan program Tana Toraja Masero yang digagas Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg - Erianto Laso Paundanan, yang salah satu fokusnya adalah menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Kami ingin program ini bukan hanya slogan, tapi bisa langsung diterapkan di lapangan,” tambah Naomi.
Selain sebagai ajang kebersamaan dan pendidikan karakter, kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan kesadaran cinta lingkungan sejak dini kepada generasi muda.
Anak-anak pramuka diajak untuk memahami bahwa menjaga bumi dimulai dari langkah sederhana, seperti mengurangi sampah plastik dan menggunakan bahan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
| Toraja Masero Development Goals - Batch I: Membangun Kesadaran Kolektif Melalui Praktik Inisiatif |
|
|---|
| Penutupan Lomba Cipta Gerak Lagu Tana Toraja Masero Berlangsung Meriah |
|
|---|
| Merajut Harmoni dari Tana Toraja, LDII Gelar Doa Kebangsaan Menuju Indonesia Maju |
|
|---|
| Ratusan Orang Ikut Apel Besar HUT ke-64 Gerakan Pramuka di Tana Toraja |
|
|---|
| Inklusi Disabilitas di Toraja: Siswa SLB Tunjukkan Bakat di Perkemahan Pramuka Makale |
|
|---|