Selasa, 2 Juni 2026

HUT 80 RI

Peringatan HUT ke-80 RI di Hari Minggu, BPS Gereja Toraja: Jemaat Bisa Sesuaikan Jam Ibadah

Pendeta Alfred menegaskan, nilai-nilai kebangsaan dan kehidupan beragama saling melengkapi. 

Tayang:
Penulis: Lilianti Ariyani Saalino | Editor: Apriani Landa
zoom-inlihat foto Peringatan HUT ke-80 RI di Hari Minggu, BPS Gereja Toraja: Jemaat Bisa Sesuaikan Jam Ibadah
Tribun Toraja/Lilianti Ariyani
BPS GEREJA TORAJA - Ketua Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Pendeta Alfred Anggui, saat ditemui di kantornya, Selasa (12/8/2025). Pdt Alfred Anggui meminta jemaat menyesuaikan jam ibadah dengan momen Upacara HUT ke-80 RI. 

TRIBUNTORAJA.COM RANTEPAO - Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia menjadi momen istimewa bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Peringatan ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga momen untuk mengenang perjuangan para pahlawan, memperkuat persatuan demi memajukan bangsa Indonesia.

Tahun ini, HUT RI bertepatan pada hari Minggu, yang juga menjadi hari ibadah bagi umat Kristen. 

Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana penyesuaian kegiatan ibadah dengan upacara peringatan kemerdekaan.

Ketua Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Pendeta Alfred Anggui, memberikan penjelasan terkait hal ini.

Ia mengatakan bahwa jemaat bisa melakukan penyesuaian jadwal ibadah dengan kegiatan HUT RI.

"Jemaat-jemaat boleh menyesuaikan ibadah yah, karena pasti ada anggota jemaat yang harus upacara atau kegiatan yang lain," kata Pdt Alfred Anggui saat ditemui di Kantor BPS, Toraja Utara, Selasa (12/8/2025).

Pendeta Alfred menegaskan, nilai-nilai kebangsaan dan kehidupan beragama saling melengkapi. 

"Kekristenan dan kebangsaan itu kan bukan dua hal yang terpisah, dia berkaitan satu dengan yang lain. Kehidupan kita sebagai seorang Kristen juga harus terlihat di kebangsaan kita dengan baik," ucapnya.

Ia melihat peringatan HUT RI bukan hanya acara seremonial, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan rasa cinta tanah air sebagai bagian dari iman.

Ia juga mengungkapkan bahwa banyak gereja akan mengadakan kegiatan khusus dalam rangka peringatan 17 Agustus. 

"Pasti banyak gereja yang membuat kegiatan 17-an ini," ujarnya.

Selain itu, Pendeta Alfred menyampaikan harapannya agar momentum kemerdekaan tahun ini dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat, terutama dalam mengatasi masalah kemiskinan.

Pendeta Alfred menilai, peringatan HUT ke-80 RI ini sangat berarti untuk melakukan refleksi. 

"Momentum ini luar biasa bagi saya, karena mengingatkan kita tentang arti kemerdekaan ini. Ini betul-betul momentum kita melihat seberapa jauh kita melangkah," tambahnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved