Ayo ke Toraja, Ini Jadwal Ritual Adat Ma'nene di Bulan Agustus 2025
Upacara ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur kepada nenek moyang yang telah meninggal dunia.
Penulis: Redaksi | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/09082024_Ritual_Manene.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Toraja memiliki keindahan alam yang memukau dan kebudayaan yang memikat.
Banyak wisatawan terpesona dengan budaya dan adat Toraja yang tidak ada di daerah lain. Adat yang menunjukkan kecintaan kepada leluhur.
Selain Rambu Solo' (kedukaan) dan Rambu Tuka' (Syukura) yang telah ternama hingga manca negara, tradisi adat Ma'nene juga banyak dinantikan wisatawan, khususnya dari luar negeri.
Apalagi, tradisi ini tidak tiap tahun dilakukan. Biasanya tiap 2 atau 3 tahun, bahkan ada yang 5 tahun sekali.
Ritual Ma Nene adalah salah satu upacara tradisional masyarakat Toraja, Sulawesi Selatan. Upacara ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur kepada nenek moyang yang telah meninggal dunia.
Ma'Nene berasal dari bahasa Toraja yang artinya "membersihkan jenazah".
Kegiatan selama beberapa hari ini diawali dengan mengeluarkan peti mati dari liang (kuburan batu) atau patene.
Peti mati kemudian dibuka. Rumpun keluarga lalu membersihkan dan mengganti pakaian jenazah.
Setelah itu, jenazah diletakkan kembali ke dalam peti mati dan disimpan kembali di makam keluarga, apakah itu di liang atau patane.
Petinya pun akan dibaharui kembali.
Biasanya, tradisi ini dilakukan oleh masyarakat di wilayah pengunungan Toraja seperti wilayah Tikala, Kapalapitu, Sesean, Batutumonga, Buntu Pepasan, Panggala', dan Baruppu'.
Tiap wilayah memiliki tata cara dan aturan sendiri, termasuk rentang waktu untuk melakukan ritualnya.
Wilayah Kapalapitu misalnya, ritual diadakan 5 tahun sekali. Tetapi, ini biasanya berbeda dengan wilayah lain.
Pada pelaksanaannya sama saja, hanya berbeda waktu saja.
Upacara Ma' Nene dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan kecintantaa terhadap nenek moyang dan untuk menjaga hubungan sosial di antara masyarakat Toraja.
Tradisi ini juga menjadi pengobat rindu keluarga terhadap leluhurnya.
Nah, penasaran dengan tradisi unik ini. Silahkan datang ke Toraja.
Dikutip dari IG VisitToraja, terdapat agenda Ma'nene di bulan Agustus ini.
Upcara Ma'nene akan digelar di Lembang Rante Uma dan Lembang Parandangan, Kecamatan Buntu Pepasan, Toraja Utara.
Jadwalnya 18-28 Agustus 2025.
Jadi, jangan sampai melewatkannya.
(*)
| Rehabilitasi Hutan Lindung, GMNI Toraja Utara Tanam 1001 Pohon di Kapalapitu |
|
|---|
| Cegah Bahaya, BPBD Toraja Utara Pangkas Pohon Rawan Tumbang |
|
|---|
| Pemangkasan APL Pejabat dan Anggota Dewan Berbeda, Pemkab Toraja Utara Pilih Kasih? |
|
|---|
| Cuaca Tana Toraja Tak Menentu, Waspada Hujan Siang dan Sore |
|
|---|
| Cakupan Imunisasi Tana Toraja Terendah di Sulsel |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.