Tekno
Australia Larang Anak di Bawah 16 Tahun Akses YouTube Mulai Desember 2025
Pemerintah Australia larang anak di bawah 16 tahun mengakses YouTube mulai Desember 2025. Kebijakan ini perluas aturan media sosial demi lindungi anak
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/remaja-nonton-video-youtube-di-HP-372025.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM – Pemerintah Australia menetapkan larangan baru bagi anak-anak di bawah usia 16 tahun untuk mengakses platform YouTube mulai Desember 2025.
Kebijakan ini merupakan perluasan dari regulasi sebelumnya yang telah melarang penggunaan media sosial seperti TikTok, Instagram, Snapchat, dan X (Twitter) sejak November 2024.
YouTube semula dikecualikan dari aturan tersebut karena dianggap sebagai platform berbagi video edukatif. Namun, laporan eSafety Commissioner mengungkap bahwa 37 persen anak usia 10 hingga 15 tahun terpapar konten berbahaya di YouTube.
Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan platform lain seperti TikTok (23 persen), Facebook (11 persen), dan Instagram (8 persen).
“Media sosial (YouTube) memberikan dampak negatif terhadap anak-anak dan remaja di Australia, dan saya ingin para orang tua di sini tahu bahwa pemerintah mendukung upaya mereka untuk memberikan konten yang positif,” kata Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dalam pernyataan resminya.
Platform YouTube Kids tidak termasuk dalam daftar larangan.
Baca juga: Polisi Tangkap 2 Pelaku Penembakan WN Australia di Bali, 1 Dibekuk di Luar Negeri
Platform ini hanya menampilkan konten ramah anak dan tidak menyediakan fitur interaksi seperti komentar.
Meski begitu, kebijakan ini dinilai sulit untuk diimplementasikan tanpa pengawasan ketat. Anak-anak dapat mengakses YouTube tanpa login, membuat akun palsu dengan umur yang dimanipulasi, atau mengakses platform dengan persetujuan orang tua.
Pemerintah mengharuskan semua platform media sosial memverifikasi usia pengguna dan mencegah anak-anak di bawah 16 tahun untuk membuat akun.
Baca juga: Australia Menang atas Jepang, Bagaimana Peluang Indonesia ke Piala Dunia 2026?
| Cara Bikin Spotify Wrapped 2025, Resmi Rilis di Indonesia |
|
|---|
| Samsung Galaxy Z TriFold Resmi Meluncur: HP Lipat Tiga dengan Layar 10 Inci dan Fitur Kelas Flagship |
|
|---|
| Syarat Lengkap dan Cara Daftar Jadi Pro Player di Tim ONIC Esports |
|
|---|
| iPhone Air Tak Laku, Merek Lain Tunda Rencana Bikin HP Tipis |
|
|---|
| Elon Musk Gratiskan Starlink untuk Korban Banjir Sumatera hingga Desember |
|
|---|