Cegah Penimbunan BBM Subsidi, Polres Toraja Utara Patroli SPBU
Petugas menegaskan kepada petugas maupun penanggung jawab SPBU agar tidak memberikan ruang kepada pelangsir BBM.
Penulis: Lilianti Ariyani Saalino | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/28072025_Patroli_SPBU.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, Rantepao - Tim Samapta Polres Toraja Utara melakukan patroli ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Toraja Utara, Senin (28/07/2025).
Patroli ini dilakukan untuk memastikan penyaluran bahan bakar subsidi tepat sasaran.
Baca juga: BREAKING NEWS: Mobil Terbakar di SPBU Kasimpo Tana Toraja
Baca juga: Beyonce Saksi Mata Mobil Meledak Lalu Terbakar di SPBU Kasimpo Tana Toraja
Ini juga sebagai langkah antisipasi potensi penyalahgunaan dan penimbunan BBM Subsidi yang masih marak terjadi.
Dalam patroli ini, petugas juga memberikan pemahaman dan dengan imbauan tegas kepada petugas maupun penanggung jawab SPBU agar tidak memberikan ruang kepada pelangsir BBM.
Pelangsir BBM merujuk pada orang atau pihak yang secara ilegal menimbun dan menjual kembali Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Kasat Samapta Polres Toraja Utara, AKP T Sirenden, menegaskan bahwa imbauan tersebut adalah bagian dari upaya pencegahan terhadap praktik pelangsiran yang masih ditemukan di lapangan.
"Kami tekankan kepada petugas SPBU untuk tidak melayani pelangsir, karena hal ini jelas melanggar hukum dan merugikan masyarakat yang seharusnya menerima BBM subsidi,” tegasnya.
Baca juga: Solar Langka di Tana Toraja, Truk Antre Berjam-jam di SPBU
Selain pengawasan, pihak kepolisian juga memberikan edukasi langsung kepada pengelola SPBU tentang risiko hukum jika terbukti terlibat dalam praktik penimbunan ini BBM Subsidi ini.
“Kalau kami temukan SPBU yang masih nekat melayani pelangsir, apalagi terbukti bekerja sama, maka akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku," ujar AKP T Sirenden.
Ia menambahkan, kegiatan patroli akan terus digelar secara rutin demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, serta memastikan distribusi BBM subsidi berjalan adil dan tepat sasaran.
Selain merugikan masyarakat, praktek pelangsiran BBM Subdisi ini bisa membahayakan, berpotensi terjadi kebakaran.
Seperti yang kerap terjadi di SPBU, di mana mobil yang membeli BBM Subsidi menggunakan jerigen terbakar.
SPBU Bua, Kecamatan Kesu', Toraja Utara, tercatat dua kali terjadi kebakaran pengisian BBM secara ilegal yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Baca juga: Sebelum Isi BBM, Pertamina: Warga Berhak Periksa Warna Pertalite dan Pertamax di SPBU
Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat sekitar serta menyoroti lemahnya pengawasan terhadap praktik pelangsiran BBM yang berisiko tinggi terhadap keselamatan dan keamanan di area SPBU.
Dengan patroli ini, Polres Toraja Utara berharap peran aktif petugas SPBU dalam menjaga integritas dan tidak tergiur dengan tawaran keuntungan dari pelangsir BBM ilegal.
(*)
| Pleno PDPB, KPU Toraja Utara Soroti Akurasi Data Pemilih |
|
|---|
| KPU Toraja Utara Tetapkan 191.977 Pemilih pada PDPB Triwulan I 2026 |
|
|---|
| Pemkab Toraja Utara Siapkan Aturan WFH ASN, OPD Ini Tetap Ngantor |
|
|---|
| Distribusi Kembali Normal, Stok BBM di Toraja Utara Aman |
|
|---|
| Musrenbang RKPD 2027 Toraja Utara, Bupati Paparkan Capaian dan Fokus Pembangunan |
|
|---|