Baju Jokowi Disorot Saat Hadiri Reuni Kehutanan UGM, Status Para Peserta Diragukan
Menurut Rismon, acara ini tampak seperti upaya klarifikasi massal yang tidak lazim untuk seorang lulusan sah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/JOKOW3r33.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Kehadiran mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dalam acara reuni ke-45 Angkatan 1980 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) menuai tanda tanya.
Pakar digital forensik Rismon Sianipar meragukan keabsahan para peserta yang hadir, termasuk relevansi acara itu sendiri sebagai ajang pembuktian akademik Jokowi.
Reuni yang digelar di Aula Fakultas Kehutanan UGM, Sabtu (26/7/2025), dihadiri puluhan orang berseragam biru dengan tulisan "Reuni 45 Spirit 80: 1980–2025".
Namun, berbeda dengan peserta lain, Jokowi datang menggunakan kemeja putih dan celana hitam tanpa atribut seragam atau co-card resmi seperti peserta lainnya.
Menurut Rismon, acara ini tampak seperti upaya klarifikasi massal yang tidak lazim untuk seorang lulusan sah.
"Kalau benar lulusan, tidak perlu mengadakan reuni dadakan untuk membuktikannya. Lagipula, belum tentu semua yang hadir itu benar-benar alumni UGM," ujarnya dalam kanal YouTube Refly Harun, Minggu (27/7/2025).
Ia menyoroti tidak adanya sesi perkenalan atau pencocokan data seperti nomor induk mahasiswa (NIM) dan tahun masuk kuliah yang bisa menguatkan klaim status alumni.
"Tidak diperkenalkan satu per satu, tidak disebutkan NIM-nya. Yang tampil di media hanya segelintir," tambahnya.
Rismon juga menilai reuni itu lebih sebagai permainan persepsi publik.
Kaos biru, menurutnya, hanya simbol visual untuk menunjukkan kekompakan seangkatan Jokowi, meskipun tidak bisa diverifikasi secara terbuka.
"Kaos itu bagian dari simbolisasi. Tapi yang muncul di media ya orang-orang itu lagi. Sisanya diam saja, hanya buat mengesankan jumlah," katanya.
Rismon menekankan bahwa pembuktian akademik seharusnya tidak dilakukan melalui pendekatan politis atau teatrikal seperti reuni.
Ia menyayangkan bahwa isu ini justru digiring ke ruang politik, padahal bisa diselesaikan secara ilmiah oleh lembaga pendidikan.
“Kalau memang sah, cukup buktikan dengan data formal. Reuni bukan ajang klarifikasi akademik, apalagi tanpa transparansi data,” tutupnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi Reuni UGM, Rismon Ragu Peserta yang Hadir Tak Semua Lulusan Asli: Tidak Perkenalan
| Kader PSI di Hotel Claro Makassar: "Jokowi, Jokowi, Jokowi" |
|
|---|
| Spanduk “Adili Jokowi” Terbentang di Depan Arena Rakernas PSI di Makassar |
|
|---|
| Jokowi: Saya Tidak Pernah Resmikan Bandara IMIP di Morowali |
|
|---|
| Jokowi Pidato Pakai Bahasa Inggris di Bloomberg New Economy Forum di Singapura, Pamer Keberhasilan |
|
|---|
| Denny Indrayana Resmi Jadi Kuasa Hukum Roy Suryo dalam Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi |
|
|---|