Deretan Istilah Ukuran Babi ala Masyarakat Toraja, Babi Dipeluk Bukan Ditimbang
Cara menentukan ukurannya dengan cara memeluk objek babinya, khususnya pada lingkar dada.
Penulis: Lilianti Ariyani Saalino | Editor: Apriani Landa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/toraja/foto/bank/originals/09022023_Babi.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM - Babi merupakan salah satu hewan yang paling dicari di Toraja.
Selain untuk dikonsumsi, babi juga dibutuhkan untuk "persembahan" di acara adat Toraja, baik Rambu Solo' maupun Rambu Tuka'.
Harga babi di pasaran pun bervariasi, tergantung dari beberapa faktor.
Jika biasanya hewan dijual berdasarkan berat badannya, tapi di Toraja berbeda.
Faktor penentu harga babi adalah ukurannya, usianya, serta kondisinya atau tumbuh kembangnya.
Dalam masyarakat Toraja, ada sejumlah istilah untuk menyebutkan ukuran babi, baik dari ukuran paling kecil hingga yang jumbo.
"Ada banyak itu istilahnya ukuran-ukuran babi," kata peternak dan juga pedagang babi di Tana Toraja, Ambek Pamaru'.
Cara menentukan ukurannya dengan cara memeluk objek babinya menggunakan alat, khususnya pada lingkar dada.
Setelah didapatkan ukutannya, alat tersebut kemudian dipadankan dengan tangan manusia.
Jadi tidak heran jika penamaan ukurannya berdasarkan anggota badan dari tangan hingga dada manusia.
Babi sudah bisa diperjualbelikan sejak usia 1 bulanan. Itu sudah jadi bibit babi untuk dikembangkan.
Berikut ini istilah ukuran babi ala masyarakat Toraja:
Ma'piak, ukurannya kira-kira 80 cm
Dua susu = 90 cm
Sang Metere = 100 cm/1 meter
Sang pe'padian = 105-110 cm
Ma'polo = 120 cm
Sumpu da'dak = 60 cm
Sang susu = 70 cm
Ma'piak = 80 cm
Dua susu = 90 cm
Ma'polo = 110 cm
Sang siku = 120 cm
Sang bussukan ponte = 130 cm
Sang lengo = 140 cm
Sang pala' = 150
Sang da'pa = 160
(*)
| Rehabilitasi Hutan Lindung, GMNI Toraja Utara Tanam 1001 Pohon di Kapalapitu |
|
|---|
| Cegah Bahaya, BPBD Toraja Utara Pangkas Pohon Rawan Tumbang |
|
|---|
| Pemangkasan APL Pejabat dan Anggota Dewan Berbeda, Pemkab Toraja Utara Pilih Kasih? |
|
|---|
| Cuaca Tana Toraja Tak Menentu, Waspada Hujan Siang dan Sore |
|
|---|
| Cakupan Imunisasi Tana Toraja Terendah di Sulsel |
|
|---|