86 Kepala Daerah Ikut Retret Gelombang 2 di IPDN Jatinangor, Satu Peserta Absen
Sebanyak 86 kepala dan wakil kepala daerah mengikuti retret gelombang kedua di IPDN Jatinangor mulai 22-26 Juni 2025. Satu peserta absen karena...
Penulis: Redaksi | Editor: Donny Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Retret-Kepala-Daerah-Gelombang-II-di-IPDN.jpg)
TRIBUNTORAJA.COM, JATINANGOR – Sebanyak 86 kepala dan wakil kepala daerah mengikuti retret gelombang kedua yang digelar di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Jawa Barat, mulai Minggu (22/6/2025) hingga 26 Juni mendatang.
Informasi ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, dalam keterangan resminya kepada media.
Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat 87 peserta yang terkonfirmasi akan hadir, namun satu peserta berhalangan.
"Ada yang meninggal orang tuanya, Gubernur Papua Pegunungan, itu kita izinkan untuk pulang, berarti berkurang satu, jadi 86," kata Tomsi, dikutip Minggu.
Pantauan Breaking News Kompas TV, para peserta retret tiba di kampus IPDN Jatinangor sekitar pukul 11.47 WIB. Kehadiran mereka disambut meriah oleh marching band IPDN, menambah suasana semarak penyambutan.
Para kepala dan wakil kepala daerah yang hadir tampak kompak mengenakan seragam loreng cokelat, lengkap dengan baret, sepatu bot, serta kalung tanda pengenal.
Baca juga: Pidato di DPRD Tana Toraja, Zadrak Bagikan Pengalamannya Ikut Retret di Akmil Magelang
Pada seragam tersebut terpasang emblem Kemendagri dan IPDN.
Sebelum menuju Jatinangor, peserta terlebih dahulu berkumpul di Kantor Kemendagri pada Minggu pagi.
Mereka kemudian diberangkatkan ke lokasi acara menggunakan kereta cepat Whoosh, sebagai bagian dari efisiensi waktu dan simbol kemajuan infrastruktur transportasi.
Baca juga: Wakil Bupati Tana Toraja Erianto L Paundanan Ikut Retret di Magelang, Pakai Baju Loreng
| Hingga 19 April, Ketua DPRD Toraja Utara Absen Masuk Kantor |
|
|---|
| Habitat Rusak akibat Tambang Emas, Macan Tutul hingga Elang Jawa di Gunung Salak Terancam Punah |
|
|---|
| Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ajak Warga Pulihkan Hutan, Diupah Rp50 Ribu per Hari |
|
|---|
| Lima Orang Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali, Polisi Selidiki Penyebabnya |
|
|---|
| Lisa Mariana dan Pria Berinisial F Resmi Jadi Tersangka Kasus Video Asusila |
|
|---|